Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi ruang kerja

Ilustrasi ruang kerja

Survei Arkadia: 75,5% Responden Ingin Pengaturan Ruang Kerja Hybrid Pasca Pandemi

Sabtu, 17 Juli 2021 | 18:43 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Setelah menjalani masa pandemic selama setahun, sebagian orang merasa nyaman bekerja dari rumah (WFH) karena tidak lelah di jalan, fleksibel, dan pekerjaan tetap ter-deliver dengan baik. Tetapi sebagian orang lain lebih menyukai bekerja dari kantor (WFO) karena lebih fokus, jam kerja lebih teratur, dan dapat berinteraksi sosial.

Lantas, kira-kira pengaturan tempat kerja seperti apa yang diinginkan para pekerja kantoran setelah pandemi berakhir?

Terkait hal ini, pada April – May 2021, Arkadia Works & VINOTI Office, perusahaan yang berfokus pada perancangan tempat kerja, melakukan survei berjudul “Workplace Survey After Pandemic” dengan metode “User-centric Survey” untuk mengetahui preferensi tempat kerja dari sudut pandang pengguna ruang kerja.

Dari 1.313 responden, hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas 75,5% responden lebih memilih pengaturan hybrid (campuran WFO dan WFH) sebagai preferensi tempat kerja setelah pandemi. Sedangkan 9,7% responden memilih WFO dan 14% responden memilih WFH.

Mengenai kelebihan bekerja dari rumah (WFH), jawaban terbanyak adalah ‘Lebih terhindar dari risiko tertular virus’ (79,2%) dan ‘Lebih fleksibel bekerja dari manapun’ (69,2%). Sebaliknya, menurut responden, kekurangan bekerja dari rumah adalah ‘Tidak ada interaksi sosial’ (67,2%), ‘Jam kerja tidak teratur’ (52,3%) dan ‘Ruang kerja tidak kondusif’ (51,9%).

Arkadia Works & VINOTI Office menggelar survei pengaturan ruang kerja pada periode April - Mei 2021.
Arkadia Works & VINOTI Office menggelar survei pengaturan ruang kerja pada periode April - Mei 2021.

Saat dimintai pendapat mengenai kelebihan bekerja dari kantor (WFO), responden menjawab 'Lebih mudah berkoordinasi' (75,9%) dan 'Lebih mudah berkomunikasi' (68,2%). Di sisi lain, kekurangannya adalah ‘Khawatir risiko tertular virus’ (86,7%) dan ‘Waktu perjalanan dari rumah ke tempat kerja (64,3%).

Pada level Senior Management, mayoritas 78,3% responden memilih pengaturan hybrid (campuran WFH dan WFO). Sedangkan 6,02% responden memilih WFO dan 15,6% memilih WFH.

Di Jabodetabek, mayoritas 77,8% responden lebih memilih pengaturan hybrid (campuran WFH dan WFO). Sedangkan 7,47% responden memilih WFO dan 14,3% memilih WFH.

Kelebihan WFH dan WFO
Kelebihan WFH dan WFO

“Kami membayangkan bahwa tempat kerja setelah pandemi akan tetap mengadopsi penerapan beberapa strategi new normal dengan pemanfaatan teknologi digital, penyaringan udara yang disempurnakan, pengaturan WFH, serta tombol touchless”, ujar Wiza Hidayat, CEO Arkadia Works dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/7/2021).

Menurut Wiza, suatu siklus pekerjaan pada beberapa industri tetap membutuhkan pertemuan fisik untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan, karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial.

“Saat ini, konsep karyawan dapat bekerja dari mana saja menjadi new normal bagi banyak perusahaan. Hal ini mendatangkan tantangan baru bagi kepemimpinan dan teknologi, untuk memastikan tujuan perusahaan tercapai meskipun harus bekerja dari mana saja. Perusahaan perlu memastikan keamanan karyawan dengan menerapkan protokol kesehatan serta penyediaan sarana dan prasarana untuk menghindari penularan. Dengan demikian karyawan dapat bekerja produktif tanpa rasa khawatir”, kata William Simiadi, Presiden Direktur VINOTI Office.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN