Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wika Gedung. Foto ilustrasi: IST

Wika Gedung. Foto ilustrasi: IST

Wika Gedung Raup Laba Rp 302,61 Miliar

Muhammad Ghafur Fadillah, Selasa, 29 Oktober 2019 | 15:37 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) hingga akhir September 2019 mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 302,61 miliar, naik 4,8% dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp 288,74 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung) kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (29/10), perseroan membukukan penjualan dan pendapatan usaha Rp 3,36 triliun, turun 12,9% dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp 3,86 triliun. Adapun laba kotor turun menjadi Rp 368,39 miliar dari sebelumnya Rp 416,72 miliar.

Wika Gedung berhasil menurunkan beban pokok penjualan menjadi Rp 3 triliun dari sebelumnya Rp 3,45 triliun. “Laba sebelum pajak penghasilan (PPh) mencapai Rp 304,15 miliar, naik dari tahun sebelumnya Rp 287,50 miliar,” demikian manajemen Wika Gedung dalam laporannya kepada otoritas bursa.

Pendapatan perseroan didominasi jasa konstruksi senilai Rp 3,25 triliun, disusul sektor properti Rp 72,80 miliar. Kecuali itu terdapat pendapatan dari konsensi dan industri masing-masing senilai Rp 13,67 miliar dan Rp 36,02 miliar. Pada periode yang sama tahun silam, Wika Gedung belum mencatatkan pendapatan dari kedua sektor tersebut.

Laporan keuangan Wika Gedung juga menyebutkan, nilai aset perseroan mencapai Rp 5,99 triliun hingga 30 September 2019, naik dari Rp5,89 triliun pada 31 Desember 2018.

Dalam waktu dekat, anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) itu berencana membangun Gedung Graha Mantap dengan nilai investasi Rp 211 miliar. Bangunan ini akan digunakan PT Bank Mandiri Taspen yang merupakan anak usaha PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Pada 18 Oktober 2019, Wika Gedung dan Bank Mandiri melakukan peletakan batu pertama sebagai peresmian dimulainya pembangunan gedung tersebut.

Pada proyek ini, Wika Gedung mengembangkan bisnis konsesi melalui pembangunan gedung kantor di atas lahan milik Bank Mandiri dengan pola kerja sama BOT (build, operate, transfer) selama 30 tahun.

Direktur Utama Wika Gedung Nariman Prasetyo optimistis perseroan mampu mengerjakan proyek itu tepat waktu dan memberikan hasil terbaik sesuai harapan. “Konsesi ini akan memberikan tambahan revenue bagi Wika Gedung pada 2021,” tutur dia kepada Investor Daily.

Wika Gedung menargetkan proyek tersebut rampung pada Desember 2020 dengan masa pemeliharaan selama 12 bulan.

Bangunan Graha Mantap berdiri di atas lahan seluas 4.428 m2 dengan total luas bangunan sekitar 11.964 m2, terdiri atas kantor untuk Mandiri Office dan kantor publik seluas 9.495 m2, area komersial 340 m2, serta parkir dan area penunjang 2.104 m2.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA