Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Hari Prabowo: Ketua LP3M Investa, pengamat pasar modal.

Hari Prabowo: Ketua LP3M Investa, pengamat pasar modal.

KOPI PAGI

Investor Saham Menunggu Panen Raya  

Senin, 1 November 2021 | 08:16 WIB
Oleh Hari Prabowo

Investor.id - Hari ini awal awal pekan sekaligus awal bulan November 2021.
Selama 4 tahun terakhir bulan November menujukkan kenaikan dibanding tahun sebelumnya termasuk saat pandemi berlangsung. Adakah kali ini bulan November juga akan menyajikan IHSG yang lebih tinggi dari bulan sebelumnya?

Saya pribadi optimis bulan November ini akan memecahlan rekor tertingginya untuk IHSG yang sebelumnya di posisi 6693.

Mendasarkan pada kondisi terkini dimana pandemi sudah menunjukkan tren menurun, penguatan beberapa harga komoditas serta, banyak emiten yang menghasilakan laba sampai kuartal ke tiga tahun ini serta ingflasi yang cukup rendah. Prediksi saya IHSG pada akhir bulan November ini setidaknya akan mencapai 6700.

Sektor keuangan terutama perbankkan, properti, infrastruktur menjadi pilihan untuk investasi jangka menengah yang cukup prospektif. Restrukturisasi kredit perbankkan kemungkinan akan menunjukkan arah yang positif karena pembayaran pokok dan bunga mulai bisa masuk kembali ke Bank.

Proyek infrastruktur yang semula tertunda sudah mulai berjalan kembali, demikian pula pembangunan properti mulai nampak menggeliat kembali.

Nampaknya masa panen raya akan bisa diharapkan oleh para investor pada tahun ini, tentu dengan catatan tidak ada lagi gejolak Covid-19 yang ekstrem. Masih banyak harga saham yang belum pulih dari harga terbaiknya sebelum pandemi melanda dunia, sehingga masih bisa diburu kembali sebelum naik.

Beberapa saham di ataranya yang harganya masih di bawah harga sebelum pandemi dan mempunyai potensi naik kembali antara lain;

1. SMGR yang sebelumnya pernah diharga Rp 13.000 dan saat ini masih diharga Rp 9.100.

2. BBTN sebelum pandemi harga sahamnya diatas Rp 2.300 saat ini Rp 1.780.

3. BBNI juga dulu dihargai Rp 8.700 kini masih diharga Rp 7.000

4. WSKT pada awal tahun 2019 harga Rp.1.800 saat ini masih separohnya di Rp 920.

5. PWON yang pernah diharga Rp700 sebelum Covid saat ini di level Rp 500.

Dari pengamatan saya kinerja yang tercermin dari Laporan Keuangan yang telah dirilis menunjukkan rapor yang masih telatif bagus. Jika kondisi perkonomian konsisten menunjukkan arah yang baik maka tidak menutup kemungkinan harga saham emiten tersebut bisa pulih keharga sebelum pandemi.

*** Hari Prabowo: Ketua LP3M Investa, pengamat pasar modal.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN