Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lo Kheng Hong. (Foto: Ist)

Lo Kheng Hong. (Foto: Ist)

Lo Kheng Hong: Banyak yang Dengarkan Influencer dan Pompom, Tapi Tak Ada yang Ikuti Saya

Kamis, 14 Juli 2022 | 13:19 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Investor kawakan Lo Kheng Hong mengungkap salah satu alasan kenapa banyak investor ritel yang mengalami kerugian dalam berinvestasi saham.

Hal tersebut diungkapkan Lo Kheng Hong dalam acara podcast yang dipandu konglomerat Hermanto Tanoko di kanal YouTube pribadinya.

Baca juga: Tak Hanya BMTR dan CFIN, Lo Kheng Hong juga Top-up Saham Petrosea (PTRO)

“Tapi kok ga banyak orang yang bisa seperti Pak Lo? Pak Lo Pak Lo yang bermunculan ini kan tidak sebanyak. Yang saya dengar, orang-orang di saham terus mengalami kerugian, terus mengalami pengalaman- pengalaman yang buruk,” tanya Hermanto Tanoko dikutip Kamis (14/7/2022).

“Karena kan tadi saya bilang, mereka beli saham itu beli kucing dalam karung. Mereka tidak tahu apa yang mereka beli. Mereka hanya dengar influencer, tukang pompom akhirnya kena trap kena jebakan dan tidak ada yang mengikuti saya yang sederhana ini,” jawab Lo Kheng Hong.

Baca juga: Terpantau Radar, Lo Kheng Hong Lagi Tambah Saham Clipan Finance (CFIN)

“Tapi sederhana juga butuh kesabaran untuk menunggu,” lanjut Pak Lo, sapaan akrabnya.

Lo Kheng Hong sendiri sudah berinvestasi saham sejak 1989 dan saat ini menjadi investor ritel terbesar. Dia juga dijuluki ‘Warren Buffett Indonesia’.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN