Menu
Sign in
@ Contact
Search
 Menteri BUMN Erick Thohir,

Menteri BUMN Erick Thohir,

3 Tahun Jadi Menteri, Erick Thohir: BUMN Andalan Penggerak Ekonomi

Senin, 24 Oktober 2022 | 13:56 WIB
Aditya Laksmana Yudha (redaksi@investor.id)

Jakarta, Investor.id – Erick Thohir genap tiga tahun diangkat menjadi Menteri BUMN. Bersama para menteri lainnya, Erick dilantik Presiden Joko Widodo menjadi anggota Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019.

Sejak menjadi nakhoda di Kementerian BUMN, Erick bermimpi Kementerian BUMN menjadi lokomotif transformasi bagi perusahaan-perusahaan BUMN. Tak hanya itu, BUMN yang disebutnya sebagai aset bangsa yang berharga, menjadi penggerak ekonomi yang bisa diandalkan dan bermanfaat nyata bagi rakyat Indonesia.

“Ada yang bilang ke saya semua terasa cepat karena saya sibuk kerja, buat saya waktu memang bergerak cepat karena kerja belum sempurna. Saya sadar waktu terbatas tapi mimpi tidak terbatas, sejak masuk ke BUMN, saya bermimpi menjadikan kementerian ini sebagai lokomotif transformasi perusahaan-perusahaan BUMN," ujar Erick melalui akun Instagram, @erickthohir di Jakarta, Senin (24/10/2022).

Selama tiga tahun memimpin Kementerian BUMN, Erick mengaku telah melaksanakan begitu banyak program dan terkadang sulit untuk mengingat apa yang telah berhasil dicapai. "Tapi, saya selalu hafal apa yang belum selesai," lanjut Erick.

Bagi Erick Thohir, seluruh keberhasilan yang dicapai adalah berkat kerja keras semua pihak. Dia mengaku bersyukur didukung oleh orang-orang hebat, mulai dari presiden, wakil presiden, para kolega di pemerintahan, wakil menteri BUMN, deputi, direksi dan komisaris BUMN, serta seluruh pekerja BUMN yang ulet dan tangguh di garis terdepan.

Tak lupa, Erick juga menyebut peran keluarga yang menjadi vitamin yang hebat dan masyakarat sebagai motivator sekaligus kolabator terhebat. Erick mengaku senang menjalankan tugas yang diberikan Presiden Jokowi dan dan amanah yang dititipkan Allah SWT kepada dirinya. Dia menilai keberadaannya menjadi orang nomor satu di BUMN seperti menjalani garis nasib dan kehidupan.

"Sudah tiga tahun saya mendapatkan amanah ini, di pundak saya ada banyak tugas masih berada dalam daftar tunggu dan dengan sepenuh jiwa saya bertekad menyelesaikan pekerjaan yang belum tuntas," ucap Erick.

Erick mengaku selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan-tantangan dan mengubahnya menjadi berkah. Bagi Erick, kerja ini bagian dari ibadah.

"Dan layaknya ibadah, saya menikmatinya dengan khusyuk saat berada di dalamnya. Toh, pada akhirnya tidak ada yang akan mengingat saya hanya karena nama saya tertera di prasasti-prasasti peresmian, bukan itu yang penting, bukan itu yang menjadi tujuan," sambungnya.

Untuk semua kerja yang sudah dilakukan, Erick mengucapkan rasa syukur dan bertekad mewujudkan harapan masyarakat. Dia percaya perbuatan baik adalah hal yang menular, yang mana semakin banyak berbuat baik maka semakin besar juga manfaat secara berjamaah. Erick mengatakan hal ini bukan pesan perayaan kesuksesan. Erick menilai masih banyak hal yang harus ia kerjakan.

"Saya tidak berani berjanji tidak ada kekurangan, tapi saya yakin kesempurnaan adalah hasil dari sebuah kerja keras. Untuk itu apapun tantangannya, dengan bergandengan tangan bersama Anda, semua, saya siap berada di depan. Ayo bersama kita hadapi, kita atasi, Saya berani. Bismillah," tegasnya.

Editor : Aditya L Djono (adityalaksmanayudha@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com