Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa dan pengamat pasar modal.

Hari Prabowo, Ketua LP3M Investa dan pengamat pasar modal.

Bursa Bullish, IHSG Berpotensi Tembus 5.500

Selasa, 10 November 2020 | 06:59 WIB
Oleh Hari Prabowo

Investor.id – Musim semi pasar saham sepertinya telah datang setelah delapan bulan mengalami guncangan akibat virus corona (Covid-19) yang membawa pasar dilanda musim paceklik.

Pemilihan Presiden AS yang dimenangkan oleh kandidat Partai Demokrat Joe Biden, serta berita gembira tentang vaksin akan membawa cuaca bursa berganti cerah. Harga saham blue chips yang semula rontok, kembali bersemi.

Kini bursa akan memasuki kondisi bullish dimana harga saham rerata akan mengalami penguatan dimulai saham kategori blue chips.

Dari dalam negeri, sinyal pemulihan ekonomi semakin nyata dengan menggeliatnya hampir semua sektor bisnis Pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi nasional tercatat minus 3,49%, namun lebih baik dari kuartal sebelumnya yang minus 5,32% secara tahunan (YOY). Yang menggembirakan, berdasarkan lapangan usaha tumbuh positif pada kuartal III dari sebelumnya negatif.

Sedangkan berita global, reli saham masih berlanjut yang didukung oleh sentimen kemenangan Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat. Berita positif lainnya adalah keberhasilan Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman BioNTech dalam uji coba vaksin. Vaksin virus corona produksi mereka dinyatakan lebih dari 90% efektif dalam mencegah Covid-19 dan tidak memiliki bukti infeksi sebelumnya.

Semalam, bursa utama Wallstreet naik signifikan dimana Indeks Dow Jones melesat 2,95% diposisi 29.157 bahkan sempat melewati record tertingginya. Sementara harga minyak WTI juga naik 7,29% demikian pula harga nikel naik 2,93%, sebaliknya emas turun 4,57%.

Melihat kondisi tersebut saya optimis bursa saham di Indonesia akan terdampak positif, bahkan bisa menuju kondisi bullish sampai awal Januari 2021 nanti. Masuknya investor asing dalam empat hari terakhir akan mendorong laju IHSG ke level 5500 dalam pekan ini.

Net sell asing sejak awal tahun lebih dari Rp 40 triliun. Jika saja dana itu bisa kembali masuk ke bursa kita, maka akan terjadi reliatas beberapa harga saham yang sebelumnya terpuruk.

Saya rasa boleh dicermati beberapa saham yang berfundamental dan mrmpunyai prospek bagus seperti TLKM, ANTM, TINS, INCO, SMGR, serta empat saham bank papan atas BBRI, BMRI, BBNI, dan BBCA yang masih menjadi pendorong utama IHSG.

Saham kategori blue chips akan melaju lebih dulu sebelum disusul kategori lapis dua dan tiga selanjutnya.

Moment bulan Desember sebagai bulan "baik" bagi bursa dengan istilah Window Dressing juga sangat mungkin terjadi sebagai upaya memperbaiki kinerja portfolio Manajer Investasi dan pengelola keuangan lainnya. Masih pula ada Januari effect diawal bulan Januari 2021 nanti.

Jadi para investor bisa berharap lebih baik setelah masa suram sebelumnya, habis gelap terbitlah terang.

** Hari Prabowo, Ketua LP3M INVESTA dan pengamat pasar modal.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN