Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hasan Zein Mahmud, mantan Dirut PT Bursa Efek Jakarta, mentor Komunitas Investa.

Hasan Zein Mahmud, mantan Dirut PT Bursa Efek Jakarta, mentor Komunitas Investa.

Ingin Cuan, Baca Mantra Window Dressing

Senin, 23 November 2020 | 11:15 WIB
Oleh Hasan Zein Mahmud

Investor.id – Perhatian investor saat ini tertuju pada saham-saham yang berpotensi window dressing (WD). Pengujung tahun merupakan musim berburu saham-saham yang secara historikal melakukan WD.

Mentor Komunitas Investa yang juga mantan Dirut PT Bursa Efek Jakarta, Hasan Zein Mahmud, memberikan mantra agar investor bisa cuan dan menikmati manisnya musim WD tersebut.

"Dari pengamatan kasar saya, ada beberapa rule of thumb yang mungkin bisa digunakan dalam memilih saham saham yang berpeluang "dikerek" harganya di akhir tahun," katanya kepada Investor Daily, Senin (23/11/2020)

Ini dia mantranya:

[1] Berfundamental dan berprospek bagus.
[2] Harganya laggard terhadap indeks baik IHSG maupun sektor
[3] Berkapitalisasi besar sehingga bobotnya dalam perhitungan indeks besar, baik BUMN maupun swasta.
[4] Porsi free float cukup besar, minimal 25%
[5] Cukup dominan dalam portfolio institusi, reksadana, asuransi, dana pensiun, emiten sendiri, dan manajer dana asing.

Saham BUMN perlu mendapat perhatian khusus, bukan saja banyak keputusan strategis terjadi di akhir tahun, juga jalinan kepentingan yang lebih luas, termasuk politik.

Emiten juga berkepentingan langsung terhadap naiknya harga sahamnya sendiri dan saham saham perusahaan terasosiasi, karena:

[1] Salah satu indikator reputasi. Harga saham merupakan indikator kinerja yang paling ditunggu oleh para pemegang saham dan eksekutif pemegang opsi
[2] Terkait nilai pada pos marketable securities. Penyertaan sementara pada perusahaan lain
[3] Menyangkut potensi laba non operasi dari penjualan kembali saham saham treasury, hasil buy back
[4] Menentukan timing right issue dan private placement
[5] Menentukan timing pelaksanaan waran dan efek konversi

Selamat berburu !!!

*** Hasan Zein Mahmud, mantan Dirut PT Bursa Efek Jakarta, mentor Komunitas Investa.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN