Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lana T Koentjoro, Ketua Umum DPP Perempuan Indonesia Maju (PIM).

Lana T Koentjoro, Ketua Umum DPP Perempuan Indonesia Maju (PIM).

Perempuan Indonesia Tangguh dan Mandiri

Senin, 23 Desember 2019 | 09:33 WIB
Oleh Lana T Koentjoro

JAKARTA, Investor.id - Pada World Economic Forum on ASEAN di Hanoi, Vietnam tahun 2018, Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, ’’ In Asia, the future is woman.’’ Di Asia, masa depan ada pada perempuan. Kata-kata itu sangat punya dasar yang kuat.

Dalam perjalanan berkeliling Indonesia, pertemuan dan percakapan dengan ribuan perempuan-perempuan di Indonesia, memberi semacam pencerahan atau kunci sakti bahwa salah satu cara untuk membuat Indonesia, bahkan Asia, maju adalah melalui gerakan masif perempuan-perempuan.
Bayangkan jika ratusan juta perempuan bisa bergerak bersama, di berbagai bidang, baik ekonomi, kesehatan, pendidikan, budaya, dan juga politik, maka akan terjadi gelombang perbaikan yang dashyat, tidak hanya pada sebuah negara, benua, bahkan pada dunia.

Tidak salah kalau kemudian gerakan memperkuat perempuan juga menjadi tujuan dalam Sustainable Development Goals (SDGs), agenda pembangunan dunia yang dibuat PBB untuk kemaslahatan manusia dan planet bumi. Gerakan memperkuat perempuan, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan diyakini bisa mengurangi kemiskinan dunia. Bentuknya bisa sangat beragam. Mulai dari meningkatkan literasi dan inklusi keuangan perempuan sehingga mereka melek mengenai keuangan.

Survei Nasional Otoritas Jasa Keuangan tahun 2016 menunjukkan tingkat literasi dan inklusi keuangan pada perempuan masih rendah, 25,5% dan 66,2% persen, lebih rendah dibanding laki-laki. Padahal, perempuan adalah pengelola keuangan keluarga sehingga berpengaruh besar atas keputusan keuangan keluarga, baik untuk keperluan sehari-hari maupun masa depan.
Di bidang kesehatan, perempuan sangat berperan penting karena menjadi pemeran utama mengelola makanan keluarga. Demikian juga di bidang pendidikan. Perempuan adalah guru pertama dan utama bagi seorang anak. Seorang perempuan menjadi penentu pembantukan karakter anak bangsa.

Peran perempuan yang sangat sentral tersebut harus diwujudkan. Perempuan Indonesia Maju atau PIM didirikan sebagai bagian dari gerakan tersebut, dengan visi mewujukan perempuan Indonesia yang tangguh dan mandiri. Jika perempuan-perempuan Indonesia tangguh dan mandiri, maka Indonesia akan maju karena ada korelasi yang besar antara kondisi perempuan di sebuah negara dengan kekuatan atau kemajuan sebuah negara.

Misi PIM adalah mendukung penguatan kapasitas dan kompetensi perempuan Indonesia agar lebih berdaya, mendorong gerakan kesetaraan gender dengan memperluas keberpihakan dan kesempatan perempuan sebagai penentu kebijakan, mendorong terwujudnya keluarga Indonesia yang sehat, makmur dan sejahtera, dan terakhir mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemajuan, kesejahteraan, dan keterwakilan perempuan Indonesia di setiap aspek kehidupan, secara aktif.

Semua itu tentu saja bertujuan agar perempuan Indonesia mempunyai kesempatan yang sama dan sejajar dalam berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara. Kegiatan dan program yang akan dilakukan untuk mencapai visi dan misi tersebut dilakukan dalam berbagai bidang, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan dan teknologi, ekonomi, lingkungan hidup, sosial dan budaya, juga hukum dan HAM.

Perempuan tangguh dan mandiri berarti mereka yang bebas berekspresi, melakukan kegiatan-kegiatan yang berguna bagi masyarakat dan negara. Perempuan yang mempunyai kemauan sendiri, berani tampil, dan maju untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera. Perempuan tangguh dan mandiri akan membuat Indonesia bisa masuk dalam sepuluh besar negara dengan ekonomi terbesar dunia pada tahun 2030.

*Ketua Umum DPP Perempuan Indonesia Maju (PIM), Socialpreneur.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN