Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. Foto: Centratama Group.

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. Foto: Centratama Group.

Antisipasi Rights Issue, Saham Centratama (CENT) Dikerek ke Rp 350?

Senin, 25 April 2022 | 07:45 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Harga saham PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) disebut-sebut bakal dikerek ke level Rp 350 dalam waktu dekat. Target harga itu didukung rencana masuknya investor baru dan akuisisi perusahaan telekumunikasi dengan mekanisme penerbitan saham baru (rights issue) saham.

Seorang sumber di pasar menyebutkan bahwa saham CENT akan terlebih dahulu dikerek ke level Rp 350 sebelum rights issue dilaksanakan dalam waktu dekat. Sedangkan rights issue tersebut bertujuan untuk mengakomodasi masuknya investor baru dan dananya digunakan untuk mengakuisisi perusahaan bidang telekomunikasi tahun ini.

Baca juga: Northstar Cabut, Kini EP ID Holding Kuasai 96,17% Saham Centratama (CENT)

Rights issue, menurut dia, juga bertujuan untuk meningkatkan jumlah saham publik yang kini sudah turun drastis menjadi 3,83% saham CENT. Sedangkan kepemilikan saham EP ID Holdings PTE bertambah menjadi 96,169%.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham perseroan disebutkan Clover Universal tidak lagi memegang saham CENT hingga akhir Maret 2022, dibandingkan bulan sebelumnya 14,95%. Adapun, kepemilikan saham publik berkurang dari 8,25% menjadi 3,83% pada akhir April 2022.

Sebelumnya, Corporate Secretary Centratama Wiwik Septriandewi menyatakan, persentase saham free float dalam perseroan tersisa 3,68% dari total saham yang diterbitkan dalam CENT. “Persentase free float saham perseroan berada di bawah persyaratan minimal 7,5% dari total saham CENT, namun jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang saham publik yang terkualifikasi sebagai saham free float melebihi persyaratan minimum 50 juta saham dan perseroan memiliki lebih dari 300 pemegang saham publik,” ungkap Wiwik.

Perseroan dan pengendali EP ID, ungkap dia, sedang mempertimbangkan berbagai macam opsi guna mematuhi persyaratan minimum saham free float. Opsi yang sedang dipertimbangkan termasuk melakukan penambahan modal oleh perseroan melalui penerbitan hak memesan efek terlebih dahulu (rights issue) untuk meningkatkan persentase saham yang dimiliki oleh pemegang saham publik dan EP ID mengurangi kepemilikannya dalam perseroan dengan mengalihkannya kepada pihak ketiga.


 


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN