Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lokasi Tambang PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di Minahasa Utara. (BSHM/Gita Rossiana)

Lokasi Tambang PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di Minahasa Utara. (BSHM/Gita Rossiana)

Kabarnya Dilirik Investor Eropa, Saham Archi (ARCI) bakal Menuju Rp 650?

Rabu, 27 April 2022 | 07:39 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) disebut-sebut bakal dikerek ke level Rp 650 dalam waktu dekat. Aksi kerek tersebut seiring kabar bahwa investor asal Eropa berniat menjadi investor strategis perseroan dalam waktu dekat.

Seorang sumber di pasar menyebutkan bahwa investor asal Eropa tersebut sedang menjajaki beberapa perusahaan tambang emas di Asia, seperti Indonesia. Satu dari beberapa alternatif yang dibidik adalah Archi didukung dengan potensi tambang perseroan ke depan.

Baca juga: Simak Fokus Kerja Archi Indonesia (ARCI) 2022

“Rumor tersebut bakal membuat harga saham ARCI menguat menuju level Rp 650 dalam waktu dekat. Isu tersebut akan membuat sejumlah fund manager mulai melirik saham produsen emas ini,” tuturnya di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ARCI ditutup melemah ke level Rp 410 kemarin. Sepanjang April ini, saham ARCI menunjukkan penurunan dari level Rp 478 menjadi Rp 410. Sedangkan sepanjang tahun ini atau year to date (ytd), saham ARCI telah turun dari level Rp 565 menjadi Rp 410.

Kemarin, Direktur Utama Archi Rudy Suhendra mengatakan, Archi Indonesia menargetkan anggaran belanja modal tahun ini sekitar US$ 40-50 juta. Dana ini akan digunkanan untuk membiayai kegiatan penambangan dan memperbaiki pit yang terdampak bencana alam, Pit Tambang Tondano Nusajaya (TTN).

Sedangkan dari sisi target pendapatan dan laba bersih, perseroan berharap mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih, meskipun ada kendala penurunan produksi setelah adanya perbaikan pit tersebut juga membuat rencana ekspansi Archi tahun ini.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN