Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ancora Indonesia. Foto: jakartaglobe.id

Ancora Indonesia. Foto: jakartaglobe.id

Saham Ancora (OKAS) Dikabarkan ke Rp 150, Ini Sejumlah Faktor Pemicunya

Senin, 25 Juli 2022 | 08:30 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) dikabarkan bakal dikerek sejumlah fund manager ke level Rp 150 dalam waktu dekat. Target harga ini didukung adanya kesamaan pemegang saham perseroan dengan perusahaan yang berniat mengakuisisi saham PT Petrosea Tbk (PTRO).

Baca juga: Perkuat Kinerja, Ancora Resources Siapkan Sejumlah Strategi

Berdasarkan data Romo Nitiyudo Wachjo bertindak seabgai pemegang 13,45% saham OKAS. Sedangkan Romo Nitiyudo melalui PT Caraka Reksa Optima disebut berniat membeli mayoritas saham PT Petrosea Tbk (PTRO).

“Sejumlah rumor menyebutkan Petrosea akan dikonsolidasikan dengan OKAS dalam jangka panjang, sehingga menjadi perusahaan pertambangan terintegrasi. Hal ini bisa berimbas positif terhadap kinerja saham perseroan ke depan,” terangnya di Jakarta, Senin (25/7).

Selain faktor tersebut, sumber tersebut menyebutkan bahwa, perseroan didukung atas kenaikan harga komoditas yang bisa berimbas terhadap kinerja keuangan perseoran. Apalagi perseroan memiliki segmen jasa peledakan ke industri batu bara dengan perkiraan terjadi lonjakan permintaan tahun ini.

Berdasarkan data perseroan bahwa segmen jasa peledak menjadi penyumbang terbesar terhadap kinerja keuangan OKAS. Bisnis ini dijalankan melalui anak usahanya PT Multi Nitrotama Kimia (MNK). Tahun ini, perseroan menargetkan volume penjualan amonium nitrat sebanyak 118.000 MT. Sedangkan untuk penjualan detonator diprediksi meningkat menjadi 3,4 juta sampai 3,5 juta pcs.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN