Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tiga medali emas lagi disediakan di hari kelima kompetisi cabor gulat PON XX Papua, Selasa (12/10) siang hingga malam, di GOR Head Sai, Merauke. Perebutan tiga medali emas terakhir dari kelas-kelas atas gaya bebas putra berlangsung seru dan ketat.

Tiga medali emas lagi disediakan di hari kelima kompetisi cabor gulat PON XX Papua, Selasa (12/10) siang hingga malam, di GOR Head Sai, Merauke. Perebutan tiga medali emas terakhir dari kelas-kelas atas gaya bebas putra berlangsung seru dan ketat.

PON XX Papua

Papua Rebut Posisi Lima Klasemen Sementara Gulat

Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:00 WIB
F Rio Winto

MERAUKE, investor.id - Tim gulat tuan rumah, Papua, merengkuh satu medali emas dan dua perunggu dari keberhasilan Reyna Fadli (kelas 97 kg), Andariyas M Soyer di kelas 97 kg, dan Oloan Silalahi di kelas 130 kg  gaya bebas putra di GOR Head Sai, Merauke, Selasa, 12 Oktober 2021. Papua juga langsung melesat di peringkat kelima dalam perolehan medali gulat.

Dua medali emas lainnya yang diperebutkan di hari kelima pentas gulat PON XX Papua ini terdistribusi untuk pegulat Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim), masing-masing melalui Fahriansyah di kelas 86 kg dan Dimas Septo Anugerah di kelas 125 kg

Tiga kelas atas di gaya bebas putra menyajikan pertarungan yang menarik. Di kelas 86 kg, Fahriansyah (Kalsel), unggulan teratas, mengungguli  Krisna Eka Pratama (Jatim)  dengan kemenangan angka mutlak 10-0. Medali perunggu untuk pegulat Papua, Andariyas M Soyer, setelah mengalahkan Dandy Maisyahputra (Bengkulu).

Duel di kelas 86 kg ini hanya diikuti lima peserta sehingga pertandingan dilakukan dengan sistem Nordic atau lebih dikenal dengan sebutan round robin yang setiap peserta saling bertemu. Sistem Nordic ini dilakukan jika jumlah peserta kurang dari enam orang.

Keberhasilan Andariyas M Stoyer menyumbang perunggu di kelas 86 kg memacu semangat Reyna Fadli di final kelas 97 kg. Fadli tampil luar biasa untuk mengalahkan Husnul Amri (Sumatera Barat/Sumbar) dengan jatuhan atau touche. Reyna unggul dengan skor 10-0, mengunci Amri di matras.

Sukses Reyna Fadli disambut pekik kemenangan para suporter Papua yang memenuhi GOR Head Sai, Kota Merauke.

Medali perunggu kelas 97 kg gaya bebas putra ini untuk  Muhammad Fazrin Badillah (Kalsel), setelah mengalahkan Rio Akbar Bahari (Jabar) dengan kemenangan angka mutlak 10-0  dalam waktu 2 menit di babak pertama.

Di kelas 125 kg, Dimas Septo Anugrah (Jatim)  kembali meraih medali emas setelah mengalahkan Ahmad Umar Maulana (Jateng) melalui kemenangan angka mutlak dengan skor 10-0 saat pertandingan masih di ronde pertama.

Perunggu untuk Oloan Silalahi (Papua), setelah mengalahkan Tri Jaya (Jambi) dengan skor 2-0 setelah bermain dua babak. Di babak kualifikasi Oloan sudah mengalahkan Tri Jaya dengan skor juga 2-0.

Usai kompetisi hari kelima gulat, distribusi dari 12 medali yang diperebutkan direbut Jatim (5 emas, 4 perak, 1 perunggu) untuk posisi pertama. Kedua, Jabar (2 emas, 1 perak), disusul Kalsel (2 emas, 3 perunggu), Kaltim (1 emas, -1 perak, 4 perunggu), Papua (1 emas, 2 perunggu), Sumbar (4 perak, 1 perunggu), Jateng (1 perak), Jambi (1 perak), dan Bengkulu (1 perunggu). Tim gulat DKI Jakarta, Lampung, Bangka Belitung, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan, belum mendapat medali.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN