Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Andika Sulaeman

Andika Sulaeman

PON XX Papua

Pegulat Andika Persembahkan Emas Pertama untuk DKI Jakarta

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:08 WIB
F Rio Winto

MERAUKE, investor.id - Pegulat Andika Sulaeman mempersembahkan emas pertama untuk DKI Jakarta. Andika merebut medali emas kelas 77 kg greco roman pada hari keenam pentas gulat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di GOR Head Sai, Merauke, Rabu, 13 Oktober 2021.

Andika Sulaemen berturut-turut mengalahkan Paulus Sarwa (Papua), Prija Iska Ahmad (Banten), Kusno Hadi (Kalimantan Timur/Kaltim), dan Supriyono (Jawa Timur/Jatim). DKI Jakarta masih berpeluang menambah perolehan medalinya dari dua pegulat seniornya yang baru bertanding pada hari terakhir, Kamis, 14 Oktober 2021, yakni M Rudiansyah di kelas 87 kg dan Nur Rusli di kelas 130 kg.

“Selamat untuk keberhasilan Andika Sulaeman, dia memang pantas memperolehnya,” ucap Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia, Steven Setiabudi Musa, dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Rabu, 13 Oktober 2021.

Steven, Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta 2015-2020, pernah mendampingi langsung Andika saat tampil di PON XIX 2016, Bandung, Jabar. Kala itu, Andika gagal menjejak duel pamungkas, diungguli pegulat tuan rumah.

“Kekecewaannya saat itu kini sudah tergantikan dengan sukses merebut medali emas,” ujar Steven, anggota DPRD DKI Jakarta.

Ucapan selamat juga disampaikan Heru Pujihartono, Wakil Ketua Pengprov PGSI DKI Jakarta 2020-2024. “Alhamdulillah, Andika tampil luar biasa untuk mengalahkan lawan-lawannya,” kata Heru yang menjadi manajer tim gulat PON DKI Jakarta walaupun pada saat akhir tidak bisa mendampingi pegulatnya ke Papua, sehingga tugasnya digantikan oleh asisten manajernya, Agung  Nugraha Santosa.

“Target sudah tercapai. Tentunya, kita berharap ada tambahan medali, dari Rudiansyah dan Nur Rusli. Semoga mereka bisa memaksimalkan penampilannya,” kata Agung Nugraha Santosa yang ditemui seusai pertandingan Andika.

Duel di kelas 77 kg ini hanya diikuti oleh lima peserta sehingga pertandingan menggunakan sistem nordic atau round robin. Andika mengalahkan semua lawannya dari babak  pertama sampai babak keempat. Dia berturut-turut mengalahkan pegulat tuan rumah, Paulus Sarwa, dengan kemenangan jatuhan atau touche di babak pertama.

Di babak kedua, Andika, kelahiran 15 Mei 1997,  unggul atas pegulat muda asal Banten, Prija Iska Ahmad, dengan kemenangan touche. Di babak ketiga, Andika berhadapan dengan lawan beratnya dari Kaltim, Kusno Hadi. Kali ini, Andika tidak menemui kesulitan berarti. Andika unggul angka mutlak, 8-0, di babak pertama. Dalam gaya greco roman,  jika terjadi perbedaan  8 poin, pertandingan akan dimenangkan pegulat yang unggul poin tersebut.

Di babak keempat, Andika menghadapi pegulat unggulan lainnya, Supriyono (Jatim). Lagi-lagi tak perlu waktu lama bagi Andika untuk menuntaskan pertandingan. Tak sampai dua menit  diperlukan Andika untuk mempersembahkan medali emas bagi DKI Jakarta. Andika mengungguli Supriyono dengan skor 8-0 dalam waktu kurang dari dua menit.

Keberhasilan Andika Sulaeman ini disambut histeris oleh keluarga besarnya yang menonton melalui live streaming di Kawasan Pademangan, Jakarta Utara.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN