Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Pertandingan Tinju

Ilustrasi Pertandingan Tinju

31 Negara Ramaikan Kejuaraan Tinju Piala Presiden

Beritasatu.com, Rabu, 10 Juli 2019 | 21:27 WIB

JAKARTA, investor.id - Sebanyak 120 petinju dari 31 negara akan ambil bagian dalam Kejuaraan Tinju Piala Presiden Ke -23 yang digelar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), 22-28 Juli 2019.

Seperti dilansir Beritasatu.com, Rabu (10/7/2019), 31 negara tersebut akan mengirimkan atletnya untuk bertanding di berbagai kelas, baik kelas utama maupun kelas tambahan untuk putra maupun putri.

Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Brigjen Pol Drs. Johny Asadoma berharap negara yang sudah mengonfirmasi ke panitia semuanya bisa hadir. Sebenarnya, menurut Johny yang juga menjabat Wakapolda NTT, ada beberapa negara yang sebelumnya telah mendaftar, tetapi kemudian membatalkan keikutsertaan karena memilih mengikuti event lain, seperti Piala Raja di Bangkok dan Kejuaraan Tinju Eropa.

“Memang ada negara yang tadinya mendaftar, tetapi beberapa saat kemudian membatalkan keikutsertaannya. Alasan pada saat yang sama ada juga kejuaraan Piala Raja di Bangkok, juga di Eropa sehingga mereka lebih memilih kesana karena dari sisi biaya lebih murah,” jelas Brigjen Pol Drs. Johny Asadoma dalam jumpa pers, Rabu (10/7/2019).

Sebanyak 31 negara tersebut, menurut Johny, adalah Amerika Serikat, Afganistan, Australia, Azerbaijan, Bangladesh, Bahrain dan Kanada, Tiongkok, Mesir, Finlandia, Hong Kong, India, Italia, Korea Selatan, Kyrgistan, Lebanon dan Nepal, Makau, Pakistan, Filipina, Polandia, Singapura, Srilanka, Thailand, Timor Leste, Turki, Uni Emirat Arab, Ukraina, Vietnam dan tuan rumah Indonesia.

Untuk kategori dan kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan tinju internasional itu antara lain enam kelas putra dan delapan kelas putri. Kelas elite putra terdiri atas kelas layang ringan 46 kg, kelas layang 49 kg, kelas terbang 52 kg, kelas bantam 56 kg, kelas ringan 60 kg, kelas welter ringan 64 kg, kelas welter 69 kg dan kelas menengah ringan 75 kg. Sedangkan untuk kelas putri terdiri atas kelas layang 48 kg, kelas terbang 51 kg, kelas bantam 54 kg, kelas bulu 57 kg, kelas ringan 60 kg, dan kelas welter ringan 64 kg.

Johny Asadoma, menjelaskan, sebagai tuan rumah, Indonesia akan menurunkan tiga tim yakni tim A dan tim B yang merupakan tim Inti dan lapis kedua untuk SEA Games Manila, dan tim C yang merupakan tim lokal atlet tinju asal NTT.

Piala Presiden Ke-23, menurut Johny Asadoma, juga merupakan salah satu ajang try out untuk para petinju pelatnas. Tim A yang merupakan tim Pelatnas terdiri atas 14 petinju ini lanjut Johny, merupakan tim inti Indonesia yang sedang melaksanakan Pelatnas di Kupang dalam rangka SEA Games Manila.

Piala Presiden menjadi salah satu ajang uji coba karena sebelumnya mereka sudah ke Bangkok, Shanghai, dan akan melakukan uji coba setelah Piala Presiden untuk kejuaraan dunia di Rusia sebelum SEA Games Manila. Sedangkan Tim B merupakan tim lapis kedua Indonesia yang saat ini sedang melaksanakan Pelatnas di Bogor dan tim C adalah tim NTT yang akan ikut pada Piala Presiden.

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN