Menu
Sign in
@ Contact
Search
National Director SOS Children’s Villages, Gregor Hadi Nitihardjo (2 kiri) di Jakarta, Selasa (10/1/2023).

National Director SOS Children’s Villages, Gregor Hadi Nitihardjo (2 kiri) di Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Bike To Care 2023 Lombok Loop Ajak Gowes Sepeda Sambil Berdonasi untuk Anak Indonesia

Selasa, 10 Jan 2023 | 17:34 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - SOS Children’s Villages kembali menggelar ajang sepeda Bike to Care. Tahun ini, Bike to Care Lombok Loop digelar di Lombok pada 4-5 Februari 2023.

“Ada banyak anak-anak Indonesia yang kehilangan haknya, tidak memiliki kesempatan hidup dengan orang tuanya, kehilangan kesempatan pendidikan dan tumbuh kembang. Melalui olahraga sepeda bike to care, kami mengajak masyarakat memenuhi hak anak-anak ini,” kata National Director SOS Children’s Villages, Gregor Hadi Nitihardjo di Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Bike To Care 2023 Lombok Loop mengangkat tema #MengayuhUntukAnak serta mengusung konsep Ultra-Distance Cycling 370KM. Olahraga sepeda ini mengambil lokasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bike To Care 2023 melibatkan 42 pesepeda, ribuan donatur, hingga para mitra korporasi dan media yang berkomitmen untuk mendukung pemenuhan hak-hak anak Indonesia.

Tahun 2023 merupakan kali ketiga Bike To Care diadakan secara offline sebagai perhelatan charity ultra-distance cycling yang digagas oleh SOS Children’s Villages di Indonesia. Setelah sebelumnya pada 2022, SOS Children’s Villages juga mengadakan Bike To Care #BaliLoop 500KM dan #TobaLoop 300KM. Tahun ini, acara sepeda amal Bike To Care mengambil jarak sejauh 370KM.

Advertisement

 “Para pesepeda tak hanya mengayuh mengelilingi Lombok sambil menikmati view Lombok yang cantik, tetapi juga berbagi kebaikan dengan melakukan penggalangan dana atas nama masing-masing pesepeda,” kata Project Leader Bike to Care 2023, Teuku Adhitia.

Adhitia mengungkapkan, Bike to Care di Bali pada Maret 2022 diikuti oleh 50 pesepeda dan berhasil mengumpulkan dana Rp700 juta. Sedangkan Bike to Care Toba pada Mei 2022 mengumpulkan dana Rp300 juta. “Tahun ini diikuti oleh 42 pesepeda dan semoga bisa lebih banyak lagi dana yang dikumpulkan,” kata Adhitia yang menggandeng ayobantu.com untuk pengumpulan dana.

Peserta Terima Beres

Pejuang anak dan atlet triathlon Chaidir Akbar yang sebelumnya telah mengikuti Bike to Care Bali dan Toba mengatakan, enaknya ajang ini adalah para peserta terima beres. “Semuanya di-support oleh panitia, mulai kedatangan di bandara, hotel, makan, dan lain-lain, semua disiapkan. Peserta tinggal gowes saja, nikmati pemandangan, dan charity,” ujar Chaidir.

Adithia mengatakan, pendaftaran Bike to Care Lombok Loop telah dibuka 3 bulan lalu. “Biaya pendaftaran Rp6-7 juta dan itu sudah termasuk untuk akomodasi, makan, dan charity,” ungkap Adhitia.

Perhelatan Bike To Care 2023 akan digelar pada 4-5 Februari 2023 dengan dua kategori, yaitu Full Course (370KM) dan Half Course (150KM) dengan konsep amal dan dukungan penuh di akomodasi dan konsumsi bagi para pesepeda. Di hari pertama, Sabtu 4 Februari 2023 seluruh pesepeda kategori Full Course dan Half Course akan memulai perjalan mereka di start gate yang berlokasi di Mandalika Beach Park, Kuta. Para peserta akan mengayuh sejauh 150KM hingga menuju Gate Finish di Holiday Resort, Senggigi.

Bagi para pesepeda dengan kategori Half Course, perjuangan telah selesai. Namun bagi para pesepeda dengan kategori Full Course, perjuangan mereka akan dilanjutkan keesokan harinya pada Minggu 5 Februari 2023.

Di hari kedua, seluruh pesepeda di kategori Full Course akan kembali mengayuh sepeda mereka sejauh 220KM yang dimulai dari Holiday Resort, Senggigi menuju titik start awal di Mandalika Beach Park, Kuta. Selama perjalanan mereka, para pesepeda juga difasilitasi dengan check point. Mereka bisa beristirahat dan mengisi tenaga serta water station di setiap 25 kilometer untuk mendapat asupan air dan makanan ringan demi mendukung perjuangan mereka hingga ke garis finish.

Sebagai latar belakang, selama tahun 2022, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mencatat adanya 2.296 jumlah kasus pelanggaran hak anak di Indonesia. Di antaranya adalah 1.554 kasus pemenuhan hak anak dan 742 kasus perlindungan khusus anak (PUSDATIN KPAI, Januari-September 2022).

Gregor Hadi mengatakan, seluruh hasil penggalangan dana Bike To Care 2023 nantinya akan diperuntukkan bagi pemenuhan hak-hak anak-anak telah/terancam kehilangan pengasuhan orang tua melalui SOS Children’s Villages Indonesia. Hak-hak anak tersebut meliputi hak kelangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak berpartisipasi demi masa depan anak Indonesia.

“Dengan fokus tahun ini untuk pemenuhan hak-hak anak, kami harap semakin banyak masyarakat yang turut serta mendukung program dari SOS Children’s Villages Indonesia. Kami berharap melalui kegiatan ini juga dapat membangkitkan perekonomian dan sektor pariwisata Indonesia, khususnya Lombok yang sekarang semakin bangkit setelah pandemi melanda. Dengan Bike To Care 2023, kami berharap untuk dapat menyebarkan manfaat positif untuk semua, bagi para pesepeda, bagi Pulau Lombok, dan terutama bagi anak-anak Indonesia,” ujar Gregor Hadi Nitihardjo.

Editor : Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com