Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ajang Electric Jakarta Marathon 2019 digelar di Jakarta, MInggu (27/10), sekaligus menjadi promosi sportourism berskala internasional di Jakarta. Tampak Plt Direktur Utama PT PLN Sripeni Inten Cahyani (keempat dari kanan) ikut meramaikan ajang olahraga ini.

Ajang Electric Jakarta Marathon 2019 digelar di Jakarta, MInggu (27/10), sekaligus menjadi promosi sportourism berskala internasional di Jakarta. Tampak Plt Direktur Utama PT PLN Sripeni Inten Cahyani (keempat dari kanan) ikut meramaikan ajang olahraga ini.

Electric Jakarta Marathon 2019, Ajak Pelari Dunia Nikmati Jakarta

Fajar Widhiyanto, Minggu, 27 Oktober 2019 | 18:19 WIB

Electric Jakarta Marathon 2019 digelar hari ini, Minggu (27/10), sebagai ajang olahraga yang sudah terdaftar di Federasi Atletik Internasional (International Association of Athletics Federations/IAAF) dan diselenggarakan di minggu akhir bulan Oktober setiap tahunnya.

Sebanyak lima kategori nomor lari dilombakan di ajang ini, yakni Full Marathon sejauh 42,195 km, Half Marathon sejauh 21 km, 10K (10 km), 5K (5 km), dan Maratoonz sejauh 1 km untuk anak-anak usia 5 – 10 tahun. 

Sejak tahun lalu, gelaran Jakarta Marathon (Jakmar) didukung oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai ‘Title (main) sponsor’, yang menggelar ajang o;ah raga ini dengan tajuk “Energi Optimisme”.  

Pada kategori full marathon pria, Jakmar kali ini memberikan kemenangan bagi Geofrey Kiprotich Birgen dari Kenya dengan catatan waktu 2 jam, 14 menit, 23 detik. Sementara di kategori wanita dimenangkan oleh Peninah Jepkoech Kigen dengan catatan waktu 2 jam, 29 menit, 2 detik.

Sementara dari Indonesia, pencapaian tertinggi diraih oleh Nikolas Albinus Sila (pria) dan Eni Rosita (wanita) dengan catatan waktu 2 jam, 45 menit, 15 detik dan 3 jam, 48 menit 30 detik.

Tahun ini sebanyak 1.421 pelari yang berasal dari 45 negara ikut ambil bagian. Mereka antara lain berasal dari Malaysia, India, Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Italia, Korea Selatan, Singapura, dan Jepang. Inspiro bertindak selaku promotor dan organizer Jakarta Marathon 2019.

CEO Inspiro Ndang Mawardi mengatakan, event ini merupakan sinyal yang baik untuk pengembangan industri wisata olahraga di Indonesia. Menurut Ndang, hampir seluruh kota dunia memiliki event serupa, yang kebanyakan bukan digagas oleh pemain swasta.

“Maka bagi kami, event ini selalu memberikan sejumlah tantangan. Dan kami bangga, event ini sudah berjalan sampai tahun ke-7 secara konsisten,” ujarnya dalam pernyataan tertulis yang diterima redaksi. 

Menurut Ndang, rute lomba yang dilalui para peserta telah melewati proses kalibrasi dan telah memperoleh sertifikasi dari Association of International Marathon and Distance Races (AIMS) dan International Association of Athletics Federations (IAAF). Rute Electric Jakarta Marathon 2019 tetap membawa para peserta menikmati keindahan landmark-landmark ikonik kota Jakarta, seperti Kawasan Kota Tua, Fatahillah Square, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, dan melintasi kemegahan gedung–gedung pencakar langit di Ibukota.

Sejak digelar, event Jakmar ditujukan sebagai wisata olahraga bagi peserta mancanegara maupun luar Jakarta. Tahun ini, panitia menyatakan minatnya untuk meningkatkan ke level  IAAF Road Race Silver Label agar menjadi bukti Jakarta Marathon sebagai level internasional.  

Pada kesempatan sebelumnya,  Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta Edy Juanedi mengatakan, Jakarta Marathon bisa menjadi sport tourism yang meningkatkan pariwisata Jakarta. "Event ini merupakan wujud nyata keseriusan Jakarta menjadi pusat pariwisata," tutur Edy.

"Sebagai warga Jakarta, kita patut bangga karena Jakarta memiliki agenda tahunan sport tourism berskala International, Jakarta Marathon. Kami melihat, gelaran Jakarta Marathon selama tujuh tahun terakhir ini sangat efektif sebagai sarana promosi, dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan," tambah Edy.

Terlebih menurutnya, Jakarta Marathon telah masuk dalam agenda olah raga lari internasional, sehingga mampu memberikan dampak langsung dan media value yang tinggi. Melalui event sport tourism seperti Jakarta Marathon ini, diharapkan target kunjungan tiga juta wisatawan mancanegara ke DKI pada tahun 2019 ini dapat tercapai, dan target sektor pariwisata menyumbang Rp6,2 triliun dari total Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun dapat terealisasi.

Dengan predikat IAAF Road Race Silver Label, Jakarta Marathon bisa menjadi media branding terbaik pariwisata Jakarta, karena pelari-pelari terbaik dunia akan semakin banyak lagi yang datang berkompetisi.

Mewakili PLN yang menjadi title sponsor untuk kedua kalinya, brand ambassador PLN, Sha Ine Febrianti menegaskan kembali energi optimisme yang ingin disampaikan oleh PLN melalui event ini.

“Pesan yang ingin disampaikan oleh PLN melalui event ini adalah, bahwa PLN siap untuk menyiapkan daya yang besar bagi masyarakat Indonesia. Dengan daya yang ada itu, bagaimana kita dapat mengoptimalkan kreativitas dan produktivitas,” ujar Ine

 Jika dulu hastag PLN adalah #hemat energy, sekarang dengan pesan #energi optimisme masyarakat dipacu untuk menjadi lebih produktif karena pasokan listrik sudah tersedia berapapun yang dibutuhkan, termasuk pasokan listrik yang berasal dari energi terbarukan, demikian disampaikan Ine.

Masih menurut Ine, kiprah PLN sejak 2018 lalu dalam ajang Marathon berskala International ini, juga sebagai upaya mendorong masyarakat Indonesia menuju eco lifestyle dan menumbuhkembangkan sportourism Indonesia menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara.

Ine yang juga  pecinta alam, mengaku tidak ingin udara di dunia ini penuh dengan polusi udara. Karena itu ia mendukung program-program pengenalan alat-alat listrik yang penggeraknya berasal dari energi listrik, sepeti skuter listrik, motor listik, dan mobil listrik yang ramah lingkungan. 

“Itu sebabnya menjadi tantangan bagi saya selaku ‘brand ambassador PLN,’ bagaimana caranya supaya alam yang kita sayangi ini, bebas dari polusi  udara. PLN pasti akan membantu supaya bumi kita tetap lestari, antara lain melalui pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT),” ujarnya. 

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA