Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT ESID siap membuka lembaga pengkaderan para gamers yang bertujuan untuk mendidik calon atlet eSports di Indonesia.

PT ESID siap membuka lembaga pengkaderan para gamers yang bertujuan untuk mendidik calon atlet eSports di Indonesia.

ESID Siap Membangun Ekosistem eSport Indonesia

Imam Suhartadi, Sabtu, 17 Agustus 2019 | 22:00 WIB

JAKARTA - PT Electronic Sports Indonesia (ESID) berkomitmen untuk membantu Pemerintah dalam mendorong eSports melalui penyelenggaraan The International 9th di Gamers Land Party (GLP) 2019 pada 24-25 Agustus 2019 di Jatim Expo Surabaya.

Direktur Operasional PT ESID, Victorinus Tanjaya mengaku sudah siap melatih anak muda Indonesia untuk menjadi atlet eSport profesional dengan cara membuka lembaga pengkaderan para gamers yang bertujuan untuk mendidik calon atlet eSports di Indonesia.

Dia berpandangan, pada umumnya seseorang akan bermain game pada usia 16-21 tahun, setelah itu berakhir. Namun, melalui lembaga pengkaderan yang telah disiapkan ESID, karir gamer seseorang tidak akan berakhir karena para gamer bisa jadi pelatih hingga komentator di setiap pertandingan eSport.

"Nantinya, kami juga akan membuka lembaga pengkaderan gamers. Jadi semacam pendidikan atlet agar memiliki kesiapan untuk jadi atlet eSport  handal dan profesional," tutur Christian Suryadi, Direktur Pengembangan Bisnis PT ESID, dalam keterangan resminya, Jumat (16/8).

Menurut  Christian, event GLP 2019, akan menjadi pintu masuk bagi ESID untuk menciptakan ekosistem eSport di Tanah Air. Dia juga mengungkapkan GLP 2019 merupakan wadah berkumpulnya para gamer dari berbagai platform sekaligus untuk menunjukkan bahwa eSports adalah salah satu industri baru yang akan berkembang pesat baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

"Ajang ini kami hadirkan untuk memberikan wadah bagi para penggemar gim dan eSports di Tanah Air. Kami berupaya untuk membangun ekosistem digital entertainment lifestyle bagi masyarakat di Indonesia," katanya.

Berdasarkan laporan Newzoo, Indonesia menjadi salah satu pasar video game terbesar di Asia Pasifik dengan angka mencapai US$941 juta atau sekitar Rp13 triliun.

Christian melanjutkan bahwa GLP 2019 ini mengunakan internet 1 gbps yang didukung oleh CBN dan rencananya akan diikuti  lebih dari 10.000 pengunjung dan menjadikan ajang ini sebagai kopi darat (kopdar) komunitas game terbesar di Indonesia.

"Kami ingin para gamer di Indonesia bisa saling berinteraksi dan berbagi pengetahuan serta pengalaman mereka tentang eSports," ujarnya.

Diketahui, ESID adalah organisasi eSport karya anak bangsa yang didirikan oleh sekelompok individu yang mempunyai semangat untuk berbagi tujuan bersama  mengangkat dunia eSports di negara ini

ESID memiliki visi untuk  mempersatukan peningkatan Olahraga Elektronik Indonesia dengan menembus batas serta  membantu memperkuat impian para pemain e-game di Indonesia



 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA