Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RAJA SAPTA

RAJA SAPTA

Industri Olahraga Tak Luput Terkena Dampak Covid-19

Indah Handayani, Senin, 25 Mei 2020 | 16:34 WIB

JAKARTA, investor.id – Pandemi Covid-19 telah mempengaruhi setiap lini sendi ekonomi di Indonesia, tak terkecuali industri olahraga. Kondisi ini semakin mencekik dunia olahraga, terlebih dengan adanya kebijakan lockdown atau di Indonesia dikenal dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang membuat orang membatasi aktivitasnya di luar ruangan. Padahal, olahraga sebagian besar dilakukan di luar ruangan.  

Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) untuk Industri Olahraga Raja Sapta Oktohari mengatakan sama seperti industri lainnya, dampak pandemi ini sangat signifikan terjadi pada industi olahraga. Terlebih, olahraga secara umum lebih banyak dilakukan orang di luar ruangan.

Sementara dengan kondisi saat ini sangat membatasi seseorang untuk melakukan aktifitas di luar, guna mencegah terjadinya penularan. Misalnya saja pada event-event olahraga banyak mengalami penundaan. Salah satunya adalah Olimpiade Tokyo 2020 yang mengalami penundaan hingga tahun depan.

“Penundaan ini bahkan tidak ada yang bisa memastikan akan tepat digelar pada waktunya pada tahun depan. Hal ini sangat tergantung pada perkembangan penanganan Covid-19 di seluruh dunia,” ungkapnya kepada Investor Daily melalui sambungan telepon.

Dari sisi manufaktur industri olahraga, lanjut Okto, sebagian besar telah mengalami penghentian operasional. Baik disebabkan oleh adanya kebijakan PSBB maupun pengurangan produksi. Meski demikian, ia mengaku masih belum bisa memprediksi berapa kerugian dan potensi kehilangan pendapatan yang terjadi di industri olahraga akibat pandemi ini.

“Angka pastinya belum ada survei yang dilakukan. Pastinya kerugian yang terjadi tak jauh berbeda dengan industri lainnya. Oleh karena itu, stimulus yang diberikan di bidang lainnya, juga butuh dilakukan di industri olahraga,” paparnya.

Meski demikian, Okto menambahkan ada juga industri olahraga yang tidak mengalami dampak Covid-19. Sebut saja alat olahraga yang ditujukan pada penggunaan personal di rumah. Contohnya sepeda statis yang menjadi pilihan bagi para pecinta olahraga sepeda selama berada di rumah. Tidak hanya itu, lanjutnya, banyak acara olahraga yang kini bisa dilakukan secra virtual dan bisa dilakukan di ruangan.

“Belakangan bahkan acara virtual ini banyak digemari masyarakat. Intinya industri olahraga juga mengalami adaptasi new normal dalam pandemi ini,” tutupnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN