Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Naila Novaranti ingin terus memecahkan rekor setiap tahunnya di lokasi-lokasi yang dianggap paling ekstrem. /	/

Naila Novaranti ingin terus memecahkan rekor setiap tahunnya di lokasi-lokasi yang dianggap paling ekstrem. / /

SASAR TIGA LOKASI,

Naila Novaranti Siap Terjun Payung Ekstrem di Taiwan

Irawati D Astuti, Rabu, 7 Agustus 2019 | 21:15 WIB

JAKARTA, investor.id - Sebagai pelatih dan penerjun payung, sudah banyak negara yang pernah dikunjungi oleh Naila Novaranti. Terutama negara-negara di benua Eropa hingga kawasan Timur Tengah.

Hal itu dilakukan lantaran Naila berprofesi sebagai pelatih penerjun payung untuk masyarakat umum dan tentara di banyak negara. Sebagai atlet penerjun payung, ia juga berkeinginan untuk terus memecahkan rekor setiap tahunnya di lokasi-lokasi yang dianggap paling ekstrem.

Begitu pula yang dilakukannya saat melawat ke Taiwan di pertengahan Juli lalu. Naila sempat mengunjungi beberapa lokasi pariwisata eksotis nan indah namun ekstrem untuk ide alternatif pilihan lokasi penerjunan parasutnya.

Tiga lokasi yang akan ditaklukkan Naila adalah Yehliu Geopark , Menara 101 Taipei Taiwan, dan Pingxi Old Street
Tiga lokasi yang akan ditaklukkan Naila adalah Yehliu Geopark , Menara 101 Taipei Taiwan, dan Pingxi Old Street

Menurutnya, Taiwan memiliki lokasi-lokasi indah dan menakjubkan yang bisa dilirik sebagai alternatif lokasi untuk pendaratan terjun payung ekstrem.

"Kebetulan ke Taiwan aku diundang panitia kongres Diaspora Indonesia, sebagai salah satu orang Indonesia yang tinggal di luar negeri dan memiliki prestasi sebagai perempuan penerjun payung ekstrem satu-satunya di Indonesia," ujar Naila kepada sejumlah awak media di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Terdapat tiga lokasi yang dikunjungi Naila yang menurutnya, merupakan lokasi-lokasi dengan tantangan tersendiri. Pertama adalah Yehliu Geopark yakni taman batu karang yang dilengkapi pemandangan laut biru yang mempesona. Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan batu karang beraneka bentuk yang sangat menakjubkan di kawasan semenanjung dengan panjang 1.700 meter.

Naila Novaranti ingin terus memecahkan rekor setiap tahunnya di lokasi-lokasi yang dianggap paling ekstrem.
Naila Novaranti ingin terus memecahkan rekor setiap tahunnya di lokasi-lokasi yang dianggap paling ekstrem.

Kedua adalah Menara 101 Taipei Taiwan yang menjadi gedung tertinggi kedua di dunia dengan 101 lantai dan luas total 450.000 meter persegi.

Yang terakhir ada Pingxi Old Street. Pingxi Old Street adalah kota yang kaya akan sejarah budaya dengan pemandangan alam yang indah yang dulunya bisa dinikmati sepanjang perjalanan di kereta. Ada tradisi kuno yang dilakukan di tempat tersebut yakni menerbangkan puluhan lampion.

"Ketiga tempat ini berbeda-beda tantangan dan merupakan tempat yang indah. Menurut saya Taiwan negaranya bagus nan indah sejuk. Saya dapat pengalaman baru, tempat baru, sesuatu yang baru, teman baru. Dan yang terpenting have fun aja," tambah Naila.

Menurutnya, setiap negara memiliki lokasi pendaratan yang penuh tantangan berbeda. Namun yang harus dipikirkan adalah, apakah ia bisa mendapatkan izin untuk melakukan terjun payung dan pendaratan di negara tersebut.

Naila dikenal sebagai instruktur terjun payung dunia profesional yang melatih para penerjun payung baik dari kalangan militer maupun sipil di 46 negara di dunia.
Naila dikenal sebagai instruktur terjun payung dunia profesional yang melatih para penerjun payung baik dari kalangan militer maupun sipil di 46 negara di dunia.

"Untuk cari spot pendaratan setiap negara sebetulnya banyak, ada saja. Cuma masalah clearence diizinkan atau tidak, itu yang harus dipikirkan karena pasti setiap negara berbeda-beda sistemnya," jelas Naila.

Selama ini, Naila dikenal sebagai instruktur terjun payung dunia profesional yang melatih para penerjun payung baik dari kalangan militer maupun sipil di 46 negara di dunia. Tak hanya itu Naila juga sudah berhasil menaklukkan gunung Everest pada November tahun lalu.

Rencananya, Naila akan mendapatkan penghargaan di Kongres Diaspora Internasional 2019 yang akan diserahkan pada 10 Agustus 2019 mendatang. Selain itu, Naila juga akan melakukan rekor penerjunan di benua paling dingin pada akhir 2019 ini.

Sumber : Suara Pembaruan

BAGIKAN