Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menyabet gelar juara  turnamen bulu tangkis bergengsi, All England Open 2020  di Arena Birmingham, Inggris,  Minggu (15/3) malam. (Foto: Investor Daily/Antara)

Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menyabet gelar juara turnamen bulu tangkis bergengsi, All England Open 2020 di Arena Birmingham, Inggris, Minggu (15/3) malam. (Foto: Investor Daily/Antara)

TUNDUKKAN PASANGAN THAILAND DI FINAL

Praveen/Melati Sabet Gelar Juara All England

Abdul Aziz, Senin, 16 Maret 2020 | 00:50 WIB

JAKARTA, Investor.id - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menyabet gelar juara turnamen bulu tangkis bergengsi, All England Open 2020 di Arena Birmingham, Inggris.

Pada babak final yang berlangsung Minggu (15/3) malam, Praveen/Melati mengandaskan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, dalam tiga gim berdurasi 61 menit, dengan skor 21-15, 17-21, dan 21-8.

Tak mudah bagi Praveen/Melati melewati gim pertama. Pada awal permainan, pasangan Thailand yang lebih diunggulkan, sudah memimpin perolehan angka. Praveen/Melati pun berjuang untuk membalikkan keadaan. Usaha mereka tak sia-sia, Praveen/Melati unggul 21-15 di gim pertama.

Masuk gim kedua, persaingan semakin ketat. Kali ini, Puavaranukroh/Taerattanachai lebih banyak menyerang. Perlahan-lahan, pertahanan Praveen/Melati goyah, hingga akhirnya kalah 17-21.

Namun, pada gim penentu, situasi benar-benar berubah total. Praveen/Melati bermain dengan tempo yang cepat dan sangat agresif. Poin demi poin dikumpulkan dengan mudah, sehingga lawannya terus tertinggal. Tak sanggup lagi mengejar, Puavaranukroh/Taerattanachai menyerah dengan skor telak 8-21.

Hasil pertandingan itu menambah catatan kemenangan bagi Praveen/Melati. Dari lima pertemuan sebelumnya, Praveen/Melati sudah mengantongi tiga kemenangan atas ganda campuran Negeri Gajah Putih tersebut.

Keberhasilan Praveen/Melati menyabet gelar juara pada ajang bulu tangkis level Super 1000 itu merupakan kejutan karena pasangan Puavaranukroh/Taerattanachai lebih diunggulkan. Praveen/Melati saat ini menduduki peringkat ke-5 dunia, sedangkan Puavaranukroh/Taerattanachai menempati ranking ke-3 dunia.

Setelah Praveen/Melati, Indonesia masih memiliki satu ganda putra yang akan tampil di babak final turnamen bulu tangkis berhadiah total US$ 1.100.000 tersebut, yakni Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Keduanya akan berhadapan dengan unggulan ke-6 asal Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Tingkatkan Komunikasi

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti lolos ke babak final All England Open 2020 setelah menaklukkan pasangan Inggris, Marcus Ellis/Lauren Smith, dengan skor 21-15, 21-23, dan 21-11, Minggu (15/3) dini hari.

Sebelum menantang Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di final, Melati menuturkan bahwa ia akan lebih meningkatkan komunikasi di lapangan.

“Yang pasti komunikasi kami harus lebih ditingkatkan. Kami harus saling menyemangati, saling mengingatkan, supaya jangan terpengaruh permainan lawan,” kata Melati, seperti dilansir dari laman Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Terakhir kali, Praveen/Melati bertemu Puavaranukroh/Taerattanachai di turnamen French Open 2019. Praveen/Melati saat itu menang telak 21-14 dan 21-7.

“Mereka punya kualitas, jadi kami harus bermain dengan sebaik mungkin, semaksimal mungkin,” tambah Praveen. 

Sumber : ANTARA

BAGIKAN