Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Alat berat produk United Tractors. Foto: DEFRIZAL

Alat berat produk United Tractors. Foto: DEFRIZAL

Berkah Kenaikan Harga Batu Bara bagi United Tractors

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 22:31 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - PT United Tractors Tbk (UNTR) merupakan satu dari beberapa emiten yang diuntungkan oleh sentimen positif kenaikan harga batu bara. Kenaikan harga komoditas tersebut bakal memicu peningkatan permintaan alat berat, penurunan diskon jasa penambangan batu bara, serta pertumbuhan penjualan batu bara.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Stefanus Darmagiri mengungkapkan, peningkatan harga batu bara dalam beberapa bulan terakhir menjadi berkah bagi anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut. Harga batu bara telah mencapai level US$ 200 per ton. Peningkatan harga tersebut bakal berdampak pada kenaikan permintaan alat berat, termasuk merek Komatsu.

Dengan peningkatan harga batu bara tersebut, United Tractors bakal mampu mencapai target penjualan alat berat sebanyak 2.800-3.000 unit tahun ini. Hingga akhir Agustus 2021, perseroan telah merealisasikan penjualan sebanyak 1.890 unit.

Alhasil, perseroan harus menjual sebanyak 228- 278 unit setiap bulan. Selain dampak positif terhadap lonjakan permintaan alat berat, menurut Stefanus, kenaikan harga batu bara akan mendorong kinerja PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak usaha United Tractors yang merupakan kontraktor penambangan batu bara.

“Diskon jasa penambangan batu bara bisa diturunkan ke level US$ 35 per ton tahun ini dibandingkan diskon tahun lalu,” tulis Stefanus dalam risetnya.

Harga saham UNTR dalam satu dekade terakhir
Harga saham UNTR dalam satu dekade terakhir

Adapun target volume produksi batu bara diperkirakan mencapai 115 juta ton tahun ini atau hampir sama dengan realisasi tahun lalu. Target mendatar ini akibat perseroan telah mengakhiri kontrak penambangan batu bara dengan PT Adaro Indonesia sejak akhir Juli 2021.

Mengenai realisasi kinerja hingga Agustus 2021, United Tractors telah berhasil membukukan lonjakan penjualan alat berat menjadi 1.890 unit atau meningkat 81,2% dibandingkan periode sama tahun lalu. Volume produksi batu bara meningkat sebesar 2,8% menjadi 78,1 juta ton.

“Realisasi volume penjualan alat berat dan penambangan batu bara tersebut sudah sesuai ekspektasi kami. Begitu juga dengan penjualan batu bara perseroan sebanyak 7,4 juta ton dari Januari-Agustus 2021 yang sudah sesuai dengan harapan,” ungkap dia.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham UNTR dengan target harga Rp 30.000. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PE tahun ini sekitar 12,7 kali dibandingkan harga saham perseroan saat ini yang masih ditransaksikan dengan PE 8,9 kali.

Target harga tersebut juga merefleksikan proyeksi kenaikan laba bersih United Tractors tahun ini menjadi Rp 8,8 triliun dibandingkan realisasi tahun 2020 yang sebanyak Rp 6 triliun.

United Tractors. Foto: BeritasatuPhoto/RUHT SEMIONO
United Tractors. Foto: BeritasatuPhoto/RUHT SEMIONO

Penjualan perseroan juga diharapkan bertumbuh menjadi Rp 71,27 triliun sepanjang tahun ini dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp 60,34 triliun.

Sebelumnya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya dan Emma A Fauni juga mengungkapkan, tren kenaikan harga batu bara akan berdampak positif bagi United Tractors, khususnya penjualan alat berat dan kontraktor  penambangan batu bara.

“Kami memperkirakan kenaikan harga batu bara akan menopang pertumbuhan penjualan bulanan alat berat Komatsu. Pertumbuhan volume juga didukung oleh peningkatan pasokan alat berat bagi perseroan dari prinsipal,” tulis Hariyanto dan Emma dalam risetnya.

Rincian kinerja keuangan United Tractors
Rincian kinerja keuangan United Tractors

Mengenai bisnis kontraktor penambangan batu bara, United Tractors menanggung diskon yang besar selama tahun lalu hingga US$ 162 juta akibat rendahnya harga jual batu bara, yaitu berkisar US$ 60 per ton.

“Dengan kenaikan harga jual batu bara, kami memperkirakan diskon jasa penambangan batu bara akan turun tahun ini. Hal tersebut diharapkan berdampak terhadap pertumbuhan tingkat keuntungan bisnis segmen ini sepanjang 2021,” jelas Hariyanto dan Emma. Berbagai faktor tersebut mendorong Mirae AssetSekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham UNTR dengan target harga Rp 26.800. Target harga tersebut menggambarkan perkiraanPE sekitar 10,2 kali tahun ini. Target harga tersebut juga menggambarkan peningkatan volume penjualan alat berat Komatsu dalam beberapa bulan ke depan.

Adapun laba bersih United Tractors diproyeksikan naik menjadi Rp 7,78 triliun tahun ini dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp 6 triliun.

Begitu juga dengan penjualan diharapkan meningkat dari Rp 60,34 triliun menjadi Rp 69 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN