Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu gerai Matahari Departement Store. Foto: BeritaSatu Photo/Emral

Salah satu gerai Matahari Departement Store. Foto: BeritaSatu Photo/Emral

Bisnis Ritel Pulih, Kinerja Matahari (LPPF) Bersinar

Selasa, 11 Januari 2022 | 12:40 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) diproyeksikan memiliki kinerja yang cemerlang tahun ini, seiring pulihnya bisnis ritel. Optimisime ini didukung oleh dibukanya kembali gerai-gerai fisik setelah sebelumnya ditutup sementara akibat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Analis Samuel Sekuritas Indonesia (SSI) Calista Muskitta mengatakan, Matahari Departement Store mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 22,7% menjadi Rp 4.08 triliun pada periode September 2021, yang dikontribusikan oleh kenaikan penjualan pada kuartal II-2021.

Lebih lanjut, perseroan diproyeksi membukukan pendapatan sebesar Rp 3.09 triliun pada kuartal IV-2021, sehingga total pendapatan sepanjang tahun lalu diperkirakan mencapai Rp 7.17 triliun.

“Untuk 2022, kami menilai pendapatan kotor perusahaan dapat mencapai Rp 11,5 triliun dan EBITDA sepanjang tahun ini mencapai Rp 1,8 triliun, dengan asumsi pemulihan ekonomi akan berlanjut tahun ini,” ujar Calista dalam keterangan resmi.

Prospek LPPF
Prospek LPPF

Meskipun performa perseroan tidak terlalu memuaskan pada kuartal III-2021, salah satunya akibat penerapan PPKM darurat selama bulan Juni-Agustus, Calista menilai rencana ekspansi dan inisiatif-inisiatif bisnis perseroan dapat membantu mendongkrak pendapatannya di sisa tahun 2021 dan tahun 2022.

Selanjutnya, same store sales growth (SSSG) perseroan tercatat di angka 30,6% pada Sembilan bulan 2021, jauh lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu yang tercatat minus 447%. Peningkatan ini didorong salah satunya oleh kenaikan penjualan saat Lebaran. Samuel Sekuritas optimistis bahwa SSSG perseroan akan tetap positif hinga akhir 2021, mengingat adanya recovery rate pengunjung pada 10 bulan 2021 sebanyak 70%.

Kenaikan volume pengunjung hingga Oktober 2021 sudah mencetak kenaikan pendapatan yang lebih tinggi dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Diharapkan, akan terus meningkatkan pendapatan hingga akhir tahun seiring dengan adanya libur natal dan tahun baru, dimana biasanya pengunjung gerai fisik akan meningkat pesat.

Harga LPPF dalam satu dekade terakhir
Harga LPPF dalam satu dekade terakhir

Dengan potensi pemulihan penjualan perseroan yang didukung oleh pelonggaran pembatasan sosial serta rencana penambahan jumlah gerai pada tahun ini, Samuel Sekuritas mempertahankan outlook positif bagi perseroan. Saham LPPF saat ini diperdagangkan di 0,2SD PER rata-ratanya selama 5 tahun terakhir.

“Kami mempertahankan rekomendasi buy untuk LPPF dengan target harga yang lebih tinggi yakni Rp 4,700, merefleksikan 14,9 kali price earning sepanjang 2022 dan 8,3 kali price book value (PBV) untuk 2022,” ujar dia. Calista menambahkan, perseroan memiliki kondisi kas yang sehat dengan nilai kas bersih mencapai Rp 469 miliar per September 2021, tanpa utang ke bank sama sekali.

Ke depannya perusahaan berencana untuk melakukan divestasi sebagian dari kepemilikannya di Bank Nobu demi meningkatkan kas, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional, tentunya dengan mempertimbangkan valuasi dan kondisi ekonomi.

“Selain itu, perseroan juga telah melakukan pembagian dividen interim senilai Rp 100 per saham pada awal bulan Desember. Kami memperkirakan pembagian dividen akan kembali dilakukan tahun ini, seiring dengan potensi peningkatan pendapatan perseroan,” ujar dia.

Adapun proyeksi pendapatan untuk full year 2022 Matahari Department Store adalah Rp 827 miliar atau meningkat 54,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Strategi Bisnis

Matahari Lippo Plaza Bogor
Matahari Lippo Plaza Bogor

Pada sisa tahun 2021, perseroan telah membuka gerai baru Nevada Sports yang ditargetkan dibuka sebanyak 9 gerai. Kemudian, tahun 2022 perseroan berencana menambah lagi 15 brand baru.

Dari segmen penjualan online, Matahari Departement Store berencana untuk memulai kerja sama dengan Tokopedia untuk meningkatkan penjualan onlinenya, sekaligus memperluas portofolio kerja samanya dengan e-commerce.

Saat ini perseroan sudah bekerja sama dengan Shopee dan JD.ID dalam penjualan pakaian dan aksesoris. Di saat yang bersamaan, perseroan berencana untuk mengembangkan platform omnichannel perusahaan dengan merekrut tenaga kerja yang sesuai. Hingga September 2021, kontribusi penjualan online terhadap topline perseroan masih di bawah 10%.

“Namun dengan adanya rencana pengembangan platform digital dan kerja sama dengan e-commerce, Samuel Sekuritas memperkirakan kontribusi penjualan online akan meningkat di tahun 2022,” papar Calista.

Perlu diketahui, selama 5 tahun terakhir, perseroan telah menutup gerai-gerai yang kurang menguntungkan demi mengurangi biaya operasional. Upaya ini cukup berhasil, yang terlihat dari penurunan biaya operasional perseroan hingga 33.7% yoy pada sembilan bulan 2021.

Saat ini, perseroan mengoperasikan 137 gerai fisik yang tersebar di 75 kota di seluruh Indonesia dan berencana membuka 2 gerai baru pada bulan Desember. Tahun 2022, perseroan berencana untuk membuka 10 gerai baru.

“Kami menilai pembukaan gerai-gerai baru dapat berkontribusi positif ke topline perusahaan,” ujar dia.

Matahari Department Store. Foto ilustrasi: IST
Matahari Department Store. Foto ilustrasi: IST

Sebelumnya, perseroan telah membuka dua gerai baru pada bulan Desember 2021, dimana pada 15 Desember 2021 telah dibuka di Cianjur Citimall Jawa Barat dan di One Batam Mall, Batam, Kepulauan Riau pada 20 Desember 2021.

CEO Matahari Terry O’ Connor mengungkapkan bahwa kehadiran dua gerai baru Matahari di dua kota tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan diri dengan para pelanggan. Apalagi, gerai di Cianjur ini merupakan gerai pertama Matahari di kota tersebut.

Sedangkan gerai di One Batam Mall akan menjadi gerai ke-empat di Batam.

“Gerai-gerai ini merupakan gerai baru ketiga dan keempat yang dibuka pada tahun 2021, sehingga pada akhir tahun 2021 Matahari akan memiliki 139 gerai di seluruh Indonesia,” jelas O’Connor.

Pembukaan tersebut menurut O’ Connor sejalan dengan rencana Matahari untuk mempercepat ekspansi dan 10 gerai baru lainnya yang dijadwalkan untuk dibuka pada tahun 2022, tergantung pada kondisi yang berlaku.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN