Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Empat  Proyek Bendungan Strategis yang dibangun oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Empat Proyek Bendungan Strategis yang dibangun oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)

Kinerja Sesuai Ekspektasi, Rekomendasi Saham WIKA Dipertahankan Buy

Rabu, 12 Januari 2022 | 13:01 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Keberhasilan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) untuk mencetak pertumbuhan kinerja keuangan layak diapresisasi. Perseroan juga berhasil menekan beban operasional yang berimplikasi terhadap kenaikan margin keuntungan.

Faktor tersebut memperteguh keyakinan Samuel Sekuritas Indonesia untuk mempertahankan rekomendasi beli saham WIKA dengan target harga Rp 1.440. Target tersebut mempertimbangkan perkiraan PE tahun 2022 sekitar 5,5 kali dan PBV sekitar 0,5 kali. Sedangkan kemarin, saham WIKA ditutup di level Rp 1.125.

Wika berhasil membukukan pertumbuhan kinerja keuangan hingga September 2021. Pendapatan naik 12,2% dari Rp 10,38 triliun menjadi Rp 11,64 triliun. Sedangkan laba bersih melonjak 109,1% dari Rp 50 miliar menjadi Rp 105 miliar.

Baca juga:Ada PTPP, WSKT, WIKA!  Konsorsium Jasa Marga (JSMR) Resmi Terima Surat Menang Lelang Tol Gedebage-Tasik-Cilacap

Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa realisasi kinerja keuangan tersebut sudah sesuai dengan ekspektasi yang telah ditetapkan. Samuel Sekuritas menyebutkan perolehan laba bersih tersebut merefleksikan 49% dari target dan pendapatan telah merepresentasikan 68% dari target.

Analis Samuel Sekuritas Andreas Kristo mengatakan, laba bersih Wika diproyeksikan naik menjadi Rp 217 miliar tahun 2021, dibandingkan tahun 2020 Rp 186 miliar dan perkiraan tahun 2022 senilai Rp 302 miliar. Pendapatan juga diperkirakan bertumbuh menjadi Rp 17,06 triliun pada 2021, dibandingkan perolehan tahun 2020 senilai Rp 16,53 triliun dan perkiraan tahun 2022 senilai Rp 20,72 triliun.

Samuel Sekuritas juga memberikan pandangan positif atas keberhasilan dalam mengendalikan beban operasional yang berujung terhadap peniengkatan margin keuntungan. “Rasio beban operasional ke pendapatan mencapai 4,1% atau lebih rendah dari rata-rata 10 kuartal terakhir sebesar 4,8%. Meski demikian belum mencapai level pra-pandemi 3,5%,” tulisnya.

Baca juga: WSKT, WIKA, ADHI, dan PTPP Bersiap Bangun Ibu Kota Baru

Sebelumnya, Wika akan menambah setoran modal Rp 1 triliun pada anak usaha, yakni PT Wijaya Karya Reality (Wika Realty) melalui skema debt to equity swap atau konversi utang menjadi modal.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya Mahendra Vijaya mengungkapkan, sampai dengan 30 April 2021, Wika Realty memiliki pinjaman pemegang saham berikut bunga kepada WIKA sebesar Rp 4,5 triliun. Namun, yang diakui sebagai utang oleh WIKA sebesar Rp 3,95 triliun sebagaimana tertuang dalam perjanjian pengakuan utang tanggal 30 Desember 2021. Adapun WIKA merupakan salah satu pemegang saham di Wika Realty dengan kepemilikan sebesar 93,05%.

“Berdasarkan perjanjian pengakuan utang telah disepakati oleh perseroan dan Wika Realty sebesar Rp 1 triliun dengan harga saham sesuai harga nominal saham Wika Realty sebesar Rp 100 per lembar saham untuk menjadi tambahan setoran modal melalui skema debt to equity swap,” jelas Mahendra.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN