Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penjualan mobil ASTRA. Foto: DOK B1photo

Penjualan mobil ASTRA. Foto: DOK B1photo

Penjualan Otomotif Naik, Saham Astra International (ASII) Diprediksi Naik 29,8%

Kamis, 13 Januari 2022 | 17:23 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - BNI Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham PT Astra International Tbk (ASII). Saham otomotif ini diperkirakan bisa menembus harga Rp 7.500 tahun ini atau meningkat 29,8% dari posisi penutupan perdagangan Kamis, (13/1) di level Rp 5.775.

Berdasarkan riset BNI Sekuritas, peluang peningkatan saham ASII berasal dari perpanjangan insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Insentif pajak ini bisa mendongkrak penjualan kendaraan doa dua dan roda empat.

Baca juga: Astra Infra Akuisisi 49% Saham Ruas Tol Pandaan-Malang

Adapun berdasarkan laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan kendaraan roda empat hingga akhir 2021 mencapai 887 ribu unit atau meningkat 66,6% dari akhir 2020. Penjualan ini melebihi target awal 850 ribu unit.

Tahun ini, Gaikindo memprediksi penjualan roda empat bisa mencapai 900 ribu unit atau meningkat 1,5% dari akhir 2021. Namun, BNI Sekuritas berpendapat penjualan mobil tahun ini bisa bertumbuh 12,7% menjadi 1 juta unit.

"Kami meyakini bahwa insentif PPnBM bisa diperpanjang tahun ini dengan melihat kuatnya lobi dari menteri perindustrian kepada menteri keuangan untuk membebaskan PPnBM kendaraan agar bisa mendongkrak penjualan roda empat dan juga bisa meningkatkan penyaluran dana masyarakat ke sektor konsumer," tulis BNI Sekuritas.

Baca juga: Kuasai 100% Saham, Astra Land Lanjutkan Proyek Perumahan Asya

Apabila insentif PPnBM ini tidak diperpanjang, maka harga kendaraan Astra on the road (OTR) bisa meningkat Januari ini. Namun, penjualan kendaraan Astra bisa terbantu dengan perhelatan International Motor Show (IIMS) 2022 pada 17 hingga 22 Februari mendatang. Pasalnya, Astra akan meluncurkan beberapa model baru yang sekaligus mengantisipasi permintaan menjelang lebaran.

Likuiditas perbankan dan multifinance yang memadai juga mendukung pertumbuhan kredit kendaraan. BNI Sekuritas menilai, penjualan kendaraan roda empat Astra bisa kembali ke level sebelum pandemi Covid-19, yakni melampaui 600 ribu tahun ini dengan pangsa pasar 60%.

Dengan asumsi ini, BNI Sekuritas merekomendasikan untuk buy saham ASII. Rekomendasi ini juga dengan memperhatikan bisnis ASII yang lain, yakni batu bara dan CPO. Adapun ASII saat ini memiliki valuasi yang rendah sekitar 10 kali price to earning ratio (PER) tahun 2022 dan 7,8 kali EV/Ebitda tahun 2022.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN