Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produk Indofood di pasaran.

Produk Indofood di pasaran.

Penjualan dan Margin Tumbuh, Simak Rekomendasi Saham Indofood CBP (ICBP)

Rabu, 26 Januari 2022 | 13:49 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id -  Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 12.000, dibandingkan penutupan sesi I Rp 8.7750. Rekomendasi tersebut didasarkan pertumbuhan penjualan yang pesat bersamaan dengan penguataan margin keuntungan.

Target harga tersebut juga mempertimbangkan perkiraan peningkatan laba bersih Indofood CBP menjadi Rp 7,47 triliun tahun 2022, dibandingkan perkiraan tahun 2021 Rp 6,69 triliun dan perolehan tahun 2020 senilai Rp 6,58 triliun. Pendapatan diperkirakan naik menjadi Rp 61,65 triliun pada 2022, dibandingkan estimasi tahun 2021 Rp 55,76 triliun dan raihan 2020 senilai Rp 46,64 triliun.

Analis Samuel Sekuritas Pebe Peresia mengatakan, tingginya pertumbuhan kinerja keaungan Indofood CBP ditunjukkan realiasi kenaikan pendapatan dan laba usaha masing-masing mencapai 32,9 dan 41,0% yoy menjadi Rp 14,4 triliun dan Rp 2,5 triliun. Kenaikan kinerja perseroan didukung oleh pertumbuhan pendapatan dari mayoritas segmen bisnisnya, terutama pendapatan segmen mi instan dengan kenaikan kenaikan 34,3% dan kontribusinya mencapai 72,1% terhadap total pendapatan.

Baca juga: Indofood CBP Tangguh Hadapi Kenaikan Harga Bahan Baku

Peningkatan penjualan mie instan mencapai Rp 30,8 triliun hingga September 2021 didukung atas akuisisi Pinehill Company Limited tahun 2020. “Oleh karena itu, kami masih mempertahankan rekomendasi beli sham ICBP dengan target harga Rp 12.000 yang merepresentasikan 18.8x PER FY22F,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (26/1).

Terkait margin keuntungan, dia mengatakan, Indofood CBP mencetak kenaikan margin EBIT sebanyak 97bps menjadi 17,1% pada kuartal III-21. Kenaikan tersebutmendorong peningkatan margin EBIT perseroan sepanjang sembilan bulan tahun 2021 menjadi 20,7% (9M20: 19,0%) dengan pertumbuhan EBIT sebesar +37,3% yoy menjadi Rp 8,8 triliun. Kenaikan margin tersebut didorong oleh segmen mi instan dengan kenaikan EBIT Margin sebesar 205 bps yoy menjadi 24,1%. Selain itu, EBIT Margin dari segmen lainnya seperti segmen makanan ringan, segmen penyedap makanan, serta segmen nutrisi dan makanan khusus juga naik masing-masing +71bps, +92bps, dan +142bps yoy menjadi 10,7%, 12,3%, dan 6,7%. Hanya segmen dairy yang mencatatkan penurunan EBIT Margin menjadi 10,4% (9M20: 12,0%).

Baca juga: Indofood CBP Cetak Laba Bersih Rp 4,97 Triliun

Dia melanjutkan bahwa mayoritas segmen bisnis Indofood CBP menunjukkan peningkatan hingga September 2021. Pendapatan dari segmen mi instan, yang merupakan kontributor terbesar, tumbuh +34,3% yoy menjadi Rp 30,8 triliun. Pendapatan segmen dairy tumbuh +9,1% yoy menjadi Rp 6,8 triliun, begitu juga pendapatan segmen makanan ringan meningkat +19,1% yoy menjadi Rp 2,6 triliun. Pendapatan segmen nutrisi dan makanan khusus dan segmen minuman naik masing-masing naik +7.8% dan +7.3% menjadi Rp 764 miliar dan Rp 1.0 triliun. Hanya pendapatan segmen penyedap makanan turun tipis -0.5% menjadi Rp 2,3 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN