Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Proyek Surya Semesta Internusa (SSIA).

Proyek Surya Semesta Internusa (SSIA).

Tanda Pemulihan Terlihat, Bagaimana Outlook Saham Surya Semesta (SSIA)?

Jumat, 17 Juni 2022 | 08:36 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Tanda-tanda pemulihan kinerja PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sudah terlihat yang bakal berdampak terhadap mulai dicatatkannya laba bersih tahun ini. Tanda tersebut terlihat dari aksi divestasi kepemilikan dua anak usahanya dengan keuntungan kotor Rp 230 miliar dan marketing sales lahan industri di Subang.

Baca juga: Surya Semesta (SSIA) Bidik Kenaikan Pendapatan 45%

Analis Samuel Sekuritas Olivia Laura Anggita mengungkapkan, Surya Semesta sebelumnya telah melepas kepemilikan dua anak usahanya di bidang sewa gudang senilai Rp 562 miliar atau dengan keuntungan kotor Rp 230 miliar. Dana hasil penjualan untuk memperepat pengembangan proyek Subang Smartpolitan.

Tidak hanya itu, sentimen positif bagi Surya Semesta juga datang dari perolehan prapenjualan (marketing sales) lahan industri senilai Rp 163 miliar dan kontrak pembelian telah tercatat Rp 1,1 triliun hingga Mei 2022.

Surya Semesta juga berhasil mencetak lonjakan pendapatan sebanyak 71,3% menjadi Rp 766 miliar pada kuartal I-2022. Sedangkan rugi bersih turun tipis dari Rp 78 miliar menjadi Rp 76 miliar pada kuartal I-2022.

“Kami meyakini penjualan kedua anak usaha Surya Semesta dapat membantu perseroan untuk fokus pengembangan Subang Smartpolitan. Sedangkan realisasi penjualan lahan industri Subang menjadi tanda-tanda bahwa perseroan bakal mulai mencetak laba bersih tahun ini,” tulis dia dalam risetnya.

Olivia memperkirakan laba bersih SSIA senilai Rp 54 miliar tahun ini dibandingkan dengan rugi bersih sebanyak Rp 200 miliar pada 2021. Begitu juga dengan pendapatan diprediksi melesat menjadi Rp 2,85 triliun pada 2022, dibandingkan tahun 2021 senilai Rp 2,35 triliun.

Baca juga: Sudah Beli 199,68 Juta Saham, Low Tuck Kwong masih Agresif Tambah Saham Bayan (BYAN)

Berbagai faktor tersebut mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SSIA dengan target harga Rp 570. Target tersebut merefleksikan diskon sebesar 62% dari nilai aset bersih (NAV) SSIA dan PBV sekitiar 0,7 kali tahun ini.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN