Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vidio. (Foto: Ist)

Vidio. (Foto: Ist)

Sinarmas, Grab, dan Bali United Masuk Vidio, Begini Dampaknya bagi Surya Citra (SCMA)

Senin, 20 Juni 2022 | 08:34 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Trimegah Sekuritas memasukkan saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebagai saham pilihan setelah perseroan berhasil menggalang dana senilai US$ 45 juta untuk layanan aplikasi nonton film dan streaming, Vidio. Pendanaan dilaksanakan dengan menerbitkan sebanyak 4,8% saham baru Vidio.

Dengan masukknya dana tersebut, valuasi Vidio diperkirakan mencapai US$ 947 juta. Sedangkan investor yang menyerap saham baru Vidio terdiri atas konglomerasi Sinarmas melalui PT DSST Video Gemilang, Grab melalui anak usahanya Grab LA Pte Ltd, dan Bali United melalui PT Ekonomi Baru Investasi teknologi.

Baca juga: Bali Bintang (BOLA) Investasi US$ 2 Juta ke Vidio Milik Grup Emtek (EMTK)

“Setelah dilakukan injeksi dana, kepemilikan saham Surya Citra di Vidio akan turun menjadi 79,4% dari semula 83,3%. Kami melihat bahwa pendanaan ini akan positif bagi perseroan, karena akan menciptakan kemitraan baru,” jelas Trimegah Sekuritas dalam risetnya.

Kemitraan tersebut akan membuka sejumlah peluang baru, seperti paket bundling dan subsidi data Vidio dengan PT Smartfren Tbk (FREN) yang telah memiliki 34 juta pengguna. Vidio juga tentu bisa masuk ke ekosistem Grab yang memiliki transaksi sebanyak 28 juta per bulan. Vidio juga berpeluang kerja sama dengan Bali United guna memperkuat konten olahraga di Vidio.

Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SCMA dengan target harga Rp 280 per saham. Target tersebut menggambarkan PE sekitar 9 kali.

Portofolio Trimegah

Dengan masukkan SCMA sebagai saham pilihan Trimegah, komposisi 10 saham pilihannya kini berubah. Kesepuluh saham tersebut terdiri atas saham PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 430, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.600, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 12.000.

Baca juga: Masukkan ISAT dan PGAS, Berikut Saham Pilihan Teratas Trimegah Sekuritas

Saham pilihan lainnya dalah PT Indika Energy Tbk (INDY) yang direkomendasikan beli dengan target harga Rp 4.800. Saham PT Indosat Tbk (ISAT) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 10.500, saham PT Indo Tambangaraya Megah Tbk (ITMG) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 47.000, dan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 5.900.

Saham pilihan lainnya adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 2.300, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 280, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) direkomendasikan beli dengan target harga Rp 36.000.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN