Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Bukalapak

Logo Bukalapak

Ekspektasi Investor Rendah, CIMB Sekuritas Revisi Turun Target Harga Bukalapak (BUKA)

Kamis, 7 Juli 2022 | 09:36 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - CGS CIMB Sekuritas memangkas turun target harga saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) dari Rp 600 menjadi Rp 350 dengan rekomendasi dipertahankan add. Revisi turun tersebut menggambarkan rendahnya ekspektasi investor terhadap bisnis perseroan.

Baca juga: Incar Pendapatan Rp 3 T, Simak Strategi Bukalapak (BUKA)

Advertisement

CIMB Sekuritas dalam riset terbarunya menyebutkan bahwa Bukalapak memiliki kas bersih setara dengan 70% dari kapitalisasi pasarnya atau tertinggi disegmennya. Hal ini menggambarkan rendahnya ekspektasi investor terhadap bisnis perseroan.

Meski demikian, CIMB Sekuritas meyakini bahwa kolaborasi Mitra Bukalapak dengan Transmart dengan membentuk perusahaan patungan AlloFresh diharapkan menjadi kunci keberlanjutan model bisnis B2B. Kolaborasi ini bisa menekan biaya dalam jangka panjang.

“Kami menilai bahwa kerja sama ini salah satu kunci terhadap pertumbuhan Mitra Bukalapak dalam jangka panjang. Kolaborasi tersebut dapat menekan biaya dan meningkatkan penjualan,” tulisnya dalam riset.

Terkait monetisasi, CIMB Sekuritas menyebutkan, diperkirakan bisa berjalan lebih cepat, seiring dengan peningkatan commision rates merchants Bukalapak berkisar 50-100 bps mulai 1 Juli 2022.

Baca juga: Menang di Gugatan Pertama, Bukalapak (BUKA) Siap Hadapi Gugatan Kedua

Perseroan, terang dia, juga bakal terbantu dari kian sulitnya pendanaan bisnis start up yang bisa berimbas terhadap penurunan tingkat persaingan. Apalagi beberapa perusahaan digital yang bergerak di bisnis e-commerce mulai mengurangi ambisinya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN