Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (kiri), dan Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini dalam paparan public expose BNI Semester I 2022, di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar (tengah), Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati (kiri), dan Direktur Keuangan BNI Novita Widya Anggraini dalam paparan public expose BNI Semester I 2022, di Jakarta, Jumat (29/7/2022).

Kinerja Lampaui Estimasi, Berikut Pandangan Analis pada Saham BBNI

Selasa, 2 Agustus 2022 | 09:42 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Analis beramai-ramai mempertahankan rekomendasi beli saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) didukung kuatnya pertumbuhan kinerja keuangan pada semester I-2022. Rekomendasi tersebut juga menggambarkan berlanjutnya pertumbuhan kinerja yang kuat hingga akhir tahun ini.

BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 10.700. Target harga tersebut menggambarkan fokus perseroan untuk ekspansi kredit pada segmen pasar risiko rendah pada perusahaan level atas, program KUR, dan payroll kredit.

Baca juga: Dear Investor Saham BNI (BBNI), Berikut Pesan dari Direksi...

“Kami memperkirakan NIM perseroan turun tipis menjadi 4,5% dan biaya pendanaan diperkirakan mencapai 1,7% tahun ini. Target tersebut juga mengasumsikan pertumbuhan kredit mencapai 8% dan biaya kredit mencapai 230 basis poin,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Eka Savitri dalam riset.

Target harga saham tersebut juga mengimplikasikan perkiraan PBV sekitar 1,5 kali untuk tahun 2022. Target harga ini memperkirakan kenaikan laba bersih perseoran menjadi Rp 16,1 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu Rp 10,89 triliun. PPOP perseroan juga diprediksi melesat dari Rp 31,06 triliun menjadi Rp 34,42 triliun.

Laba Revisi Naik

Rekomendasi beli saham BBNI dengan target harga Rp 10.400 datang dari tim riset RHB Sekuritas Indonesia. Analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dan Fiona Leong mengatakan, realisasi kinerja keuangan perseroan pada semester I-2022 telah melampaui estimasi. Hal ini mendorong RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih BBNI tahun ini.

RHB Sekuritas merevisi naik target laba bersih BBNI dari Rp 16,29 triliun menjadi Rp 17,26 triliun tahun ini. Begitu uga dengan PIOP diperkirakan stabil di level Rp 33,94 triliun. Target EPS perseroan juga direvisi naik dari Rp 874 menjadi Rp 926 per saham.

Dari sisi pertumbuhan kredit, RHB Sekuritas mengungkapkan, bertumbuh mencapai 8,9% terhitung sejak awal tahun hingga Juni 2022. Pertumbuhan didorong peningkatan permintaan kredit dari segmen korporasi swasta yang berasal dari sektor manufaktur, transportasi, pergudangan dan komunikasi, pertanian, dan sektor perdagangan umum.

Baca juga: Mau Tahu Kenapa Laba Bersih BNI (BBNI) Melesat 75,1%? Ini Penjelasan Dirut

Begitu juga dengan NIM perseroan diperkirakan tetap kuat sampai akhir tahun. NIM tersebut diperkirakan menapai 4,6-4,8% sampai akhir tahun. Sedangkan laba bersih perseroan tahun ini direvisi naik sejalan dengan pesatnya pertumbuhan sampai Juni 2022.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN