Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi. (Sumber: Bukalapak)

Ilustrasi. (Sumber: Bukalapak)

Upaya Menuju Profitabilitas, Begini Prospek Saham Bukalapak (BUKA)

Selasa, 2 Agustus 2022 | 13:02 WIB
Suherman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) sudah berada di jalur yang tepat untuk mencatatkan laba bersih ke depan. Hal ini terlihat dari perbaikan kinerja keuangan perseroan hingga paruh pertama tahun ini.

Indikator perbaikan ditunjukkan penurunan rugi bersih sejalan dengan peningkatan margin kontribusi dan rugi EBITDA kian mengecil. Peningkatan dipengaruhi atas penurunan biaya yang signifikan, khususnya biaya S&M. Sedangkan tingkat pertumbuhan TPV juga masih tetap tinggi sama seperti kuartal sebelumnya.

Baca juga: Dari Rugi, Bukalapak (BUKA) Berbalik Untung Rp 8,5 Triliun!

Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan pandangan positif terhadap perseroan, khususnya atas keberhasilan dalammemangkas rugi margin kontribusi setelah S&M dari Rp 136,2 miliar menjadi Rp 74,1 miliar. Melihat data tersebut, perseroan kemungkinan membukukan laba margin kontribusi setelah S&M tahun ini senilai Rp 234 miliar.

“Kami memperkirakan perseroan bisa berbalik laba margin kontribusi menjadi Rp 234 miliar tahun ini. Dengan demikian, jalan bagi perseroan meraih keuntungan kian dekat,” terangnya.

Tidak hanya itu, Mandiri Sekuritas memberikan pandangan positif terhadap peningakatan transaksi Mitra Bukalapak yang menjadi faktor utama pendongkrak TPV perseroan. Sedangkan EBITDA perseroan diprediksi mulai positif tahun 2024 dengan tren penurunan dalam beberapa kuartal mendatang.

Perseroan mencatatkan kenaikan TPV mencapai 24,6% menjadi Rp 70,7 triliun hingga semester I-2022. Angka tersebut setara dengan 40,3% dari target Mandiri Sekuritas dan 41,5% dari target konsensus analis.

Baca juga: Bersiap! Bukalapak (BUKA) Bisa Membalikkan Ekspektasi Investor

Sedangkan pendapatan bersih meleast 95,8% menjadi Rp 1,7 triliun. Angka tersebut sudah melampaui perkiraan atau setara dengan 60% dari estimasi Mandiri Sekuritas dan 57% dari proyeksi konsensus analis.

Berbagai faktor tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham BUKA dengan target harga Rp 675 per saham.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN