Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri.

Bank Mandiri.

Laba Lampaui Estimasi, Target Harga Saham Bank Mandiri (BMRI) Direvisi Naik!

Rabu, 3 Agustus 2022 | 08:47 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Lonjakan laba bersih PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sepanjang semester I-2022 telah melampaui estimasi analis. Begitu juga dengan penyaluran kredit bertumbuh di atas industri dan likuiditas perseroan masih kuat.

Hal ini mendorong MNC Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham BMRI dengan target harga direvisi naik menjadi Rp 9.300. Target harga tersebut juga mempertimbangkan potensi pertumbuhan kredit perseroan akan berada di level 12% hingga pengujung tahun ini.

Baca juga: Giliran Bank Mandiri (BMRI) Laporkan Kinerja, Laba Bersih Melejit 61,68%

Bank Mandiri mengantongi laba bersih konsolidasi sebesar Rp 20,21 triliun pada semester I-2022, melejit 61,68% dari raihan periode sama tahun sebelumnya Rp 12,50 triliun. Tahun ini, perseroan optimistis pertumbuhan laba bisa meningkat dua digit.

Perolehan laba bersih semester I-2022 didukung dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) Bank Mandiri tumbuh 19% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 41,83 triliun. Kemudian, biaya operasional tumbuh 3,9% (yoy) menjadi Rp 23,93 triliun. Pertumbuhan profitabilitas perseroan juga didorong oleh transaksi digital yang terus meningkat.

Dalam enam bulan pertama 2022, Bank Mandiri dapat mencatatkan pertumbuhan kredit di atas pertumbuhan industri yang sebesar 10,7% (yoy). Kredit perseroan menembus Rp 1.138,31 triliun atau tumbuh 12,22% (yoy). Bank Mandiri juga menjadi bank dengan penyaluran kredit terbesar di Indonesia.

Analis MNC Sekuritas Tirta Citradi mengatakan, pesatnya pertumbuhan laba bersih perseroan didukung kenaikan imbal hasil penyaluran kredit, khususnya kredit mata uang asing. Perseroan juga mencatatkan kenaikan NIM dari kuartal I ke kuartal II. Sedangkan biaya provisi turun signifikan, seiring peningkatan kualitas aset.

“Dengan raihan laba bersih bertumbuh 61,7% menjadi Rp 20,2 triliun, makan perolehan tersebut sudah melampaui estimasi atau mencerminkan 55% dari target konsensus analis,” tulisnya dalam riset terbaru.

Baca juga: Bank Mandiri (BMRI) Gencar Masuk ke Ekosistem Digital

Hal ini mendorong direvisi naik target saham BMRI. Revisi naik tersebut juga mengasumsikan sejumlah faktor, yaitu pertumbuhan kredit bertahan di level 12% sampai akhir tahun, proyeksi NIM berada di level 5,2%, biaya kredit (CoC)) sekitar 1,5%. “Katalis penguatan saham BMRI juga datang dari pesatnya penggunaan Livin’ Mandiri,” terangnya dalam riset terbarunya.

MNC Sekuritas memperkirakan lompatan laba bersih Bank Mandiri menjadi Rp 39,06 triliun tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 28,02 triliun. Pendapatan bunga bersih juga diprediksi melesat dari Rp 97,74 triliun menjadi Rp 112,02 triliun pada 2022.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN