Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Avia Avian Tbk (AVIA). Foto: Perseroan.

PT Avia Avian Tbk (AVIA). Foto: Perseroan.

Target Harga Saham Avian (AVIA) Direvisi Turun, Begini Pertimbangannya!

Kamis, 24 November 2022 | 08:40 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Avia Avian Tbk (AVIA) menggencarkan penjualan produk berkualitas dengan harga terjangkau dan memperbesar pangsa pasar penjualan cat untuk segmen proyek guna meningkatkan laju penjualan.

Namun rendahnya pertumbuhan volume penjualan sampai September 2022 memperkuat perkiraan bahwa target kinerja keuangan tahun ini akan di bawah ekspektasi semula. Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi turun target kinerja keuangan produsen cat ini.

Baca juga: Avia Avian (AVIA) Bagikan Dividen Interim Rp 619 Miliar

Berdasarkan rilis keuangan, pendapatan Avian turun tipis dari Rp 4,97 triliun menjadi Rp 4,95 triliun sampai kuartal III-2022. Sedangkan laba bersih berhasil naik 2% dari Rp 1,05 triliun menjadi Rp 1,08 triliun.

Didasarkan pencapaian tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merevisi turun target pendapatan tahun ini dari Rp 7,42 triliun menjadi Rp 6,58 triliun. Proyeksi laba bersih tahun 2022 juga direvisi turun dari Rp 1,62 triliun menjadi Rp 1,39 triliun.

“Peningkatan inflasi telah memicu penurunan daya beli masyarakat, sehingga berimplikasi negatif terhadap permintaan cat perseroan hingga kuartal III-2022. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut sampai akhir tahun, sehingga target penjualan kemungkinan lebih rendah dari pencapaian tahun lalu,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Muhammad Naufal Yunas dan Natalia Sutanto dalam riset terbaru di Jakarta.

Baca juga: Avia Avian (AVIA) Bidik Pertumbuhan Penjualan 10-15%

Kedua analis tersebut menyebutkan bahwa perseroan juga telah menaikkan harga jual cat, seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah. Peningkatan harga jual produk perseroan telah mencapai enam kali sepanjang tahun ini. Akibatnya level inventori untuk pasar ritel meningkat, sehingga dibutuhkan lebih banyak waktu untuk menurunkan angka tersebut.

Meski demikian, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, kinerja keuangan perseroan tahun 2023 diprediksi mulai membaik dengan harapan perseroan mencatatkan peningkatan laba bersih sektiar 10,9%, dibandingkan dengan perkiraan penurunan laba bersih sebanyak 2,6% tahun ini.

Baca juga: Masih Ada Potensi Cuan di Saham Avian (AVIA), Ini Hitung-hitungannya

Peningkatan volume penjualan tahun depan akan didukung beragam faktor, seperti peningkatan daya beli masyarakat setelah kenaikan upah minimum. Peningkatan penjualan juga didukung atas bulan Ramadan April 2023 yang selalu berdampak positif terhadap permintaan cat.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareka Sekuritas untuk tetap mempertahankan rekomendasi beli saham AVIA dengan target harga direvisi turun dari Rp 1.000 menjadi Rp 870. Sedangkan kemarin, saham AVIA ditutup di level Rp 800 per unit.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com