Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: Perseroan)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: Perseroan)

Ada Rebalancing & Rotasi Sektor, Saham GOTO Diuntungkan, Cek Rekomendasinya

Jumat, 13 Jan 2023 | 07:31 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil ditutup menguat 3,19% menjadi Rp 97 pada perdagangan kemarin. Penguatan tersebut tersebut didukung oleh katalis positif penguatan saham-saham teknologi global.

Penguatan tersebut juga didukung oleh harga saham saat ini yang sudah tergolong murah, dibandingkan valuasinya dan prospek bisnis hingga potensi pertumbuhan kinerja keuangan. Bahkan, banyak analis sudah memasang rekomendasi beli saham GOTO.

Baca juga: Meski Tanpa Pendanaan Baru, GOTO On The Track Menuju EBITDA Positif

Kemarin, saham GOTO naik Rp 3 (3,19%) menjadi Rp 97 per saham. Perlahan-lahan harga saham GOTO mendekati level psikologis Rp 100. Saham GOTO ditransaksikan sebanyak 15.469 kali dengan nilai transaksi mencapai Rp 234,32 miliar.

Advertisement

Saham GOTO terbanyak dibeli bersih oleh Ciptadana Sekuritas (KI), Indopremier Sekuritas (PD) dan Mirae Asset Sekuritas (YP). Dari 4 hari perdagangan terakhir, saham GOTO mencatatkan dua kali apresiasi dan dua kali koreksi.

Penguatan harga saham GOTO juga sudah mulai terlihat sejak awal tahun 2023, bahkan saat IHSG tertekan. Harga saham GOTO justru melesat 6,59%. Hal ini membalikkan tren yang terjadi tahun lalu ketika saham GOTO mengalami pelemahan signifikan.

Analis MNC Sekuritas Victoria Venny dan Tirta Citradi dalam risetnya menyebutkan GOTO menjadi satu saham yang diuntungkan dengan tren rebound saham teknologi terutama Nasdaq dan Hangseng.

“Tekanan jual terhitung atas saham GOTO mulai mereda sejak periode lock up dibuka. Saham GOTO tampak tangguh. Kami memandang GOTO sebagai ekosistem digital terbesar di Indonesia yang fokus melakukan integrasi ekosistem, meningkatkan take rates pada Tokopedia dan implementasi reduksi biaya tidak hanya dapat memperpanjang runway GOTO, tetapi juga dapat mengakselerasi profitabilitasnya. Saham GOTO yang tertekan tahun lalu membuat valuasinya menjadi murah di bawah 02x P/GTV” tulis dalam laporan riset tersebut.

Baca juga: Dibanding Sea dan Grab, GOTO Lebih Seksi? Ini Target Harga Baru Sahamnya

Lebih lanjut laporan riset MNC Sekuritas juga menjelaskan adanya rebalancing dan rotasi sektoral berpotensi menguntungkan saham-saham dari sektor yang tertekan tahun lalu termasuk teknologi. Setelah tertekan, valuasi aset menjadi murah dan menarik untuk dibeli sehingga banyak dicari oleh investor.

Rekomendasi Analis

Deutsche Bank dalam riset baru-baru ini menyoroti kinerja harga saham GOTO yang tertekan. Dalam laporan tersebut analis ReenaVerma Bhasin menyebutkan bahwa pelemahan harga saham GOTO menunjukkan pasar yang terlalu pesimis dan ini justru membuka peluang untuk upside. Hal ini mendorong dipertahankannya rekomendasi buy saham GOTO menjadi Rp 172 per saham.

Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis mengungkapkan, operasional perseroan menunjukkan tren perbaikan tanpa ada pendanaan baru sekalipun. Perbaikan tersebut didukung oleh keputusan GOTO menaikkan take rate seluruh segmen bisnisnya, khususnya Tokopedia.

Baca juga: Samuel Sekuritas Revisi Naik Saham GOTO dari Hold Jadi Buy, Begini Pertimbangannya

Dengan berbagai inisiasi tersebut, perseroan diprediksi mencetak margin kontribusi positif pada kuartal III-IV 2023. Target ini tercapai dengan asumsi biaya promosi, pemasaran, dan iklan turun bersamaan dengan peningkatan GTV. Sedangkan EBITDA disesuaikan positif pada 2025.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 196. Target harga tersebut telah disesuaikan dengan penurunan minat investor global terhadap saham sektor teknologi.

Begitu juga dengan Samuel Sekuritas Indonesia yang merevisi naik rekomendasi saham GOTO dari hold menjadi buy dengan target harga Rp 130. Target ini merefleksikan perkiraan EV/Sales tahun 2023 sebesar 7,01 kali.

Analis Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Farras Farhan mengatakan, penurunan tajam harga saham GOTO beberapa pekan lalu menjadi peluang besar bagi investor. Apalagi, manajemen sedang memfokuskan menuju profitabilitas dengan menerapkan sejumlah inisiatif baru.

“Saham GOTO menjadi peluang bagi investor yang didukung oleh perkiraan pertumbuhan top-line kuartal IV-2022. Estimasi profitabilitas lebih cepat dimulai dengan margin kontribusi positif sebesar Rp 869 miliar tahun ini,” tulisnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com