Menu
Sign in
@ Contact
Search
Erajaya Group. (Foto: IST)

Erajaya Group. (Foto: IST)

Tantangan Datang, Sekuritas Ini Revisi Target Harga Saham Erajaya (ERAA)

Jumat, 13 Jan 2023 | 08:09 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pertumbuhan kinerja keuangan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) diprediksi tetap kuat dalam jangka panjang. Hanya saja dalam jangka pendek, perseroan dihadapkan pada sejumlah tantangan akibat perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Tantangan tersebut mendorong direvisi turunnya estimasi kinerja keuangan perseroan.

RHB Sekuritas merevisi turun target laba bersih Erajaya tahun 2022 dari Rp 1,24 triliun menjadi Rp 901 miliar. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan direvisi turun dari Rp 48,93 triliun menjadi Rp 46,87 triliun.

Baca juga: Tecno Gaet Erajaya (ERAA) untuk Penjualan Eksklusif

Sedangkan proyeksi laba bersih Erajaya tahun 2023 direvisi turun dari Rp 1,63 triliun menjadi Rp 995 miliar dengan perkiraan pendapatan dipangkas dari Rp 59,71 triliun menjadi Rp 54,04 triliun.

Advertisement

“Pertumbuhan penjualan perseroan dalam jangka panjang masih sesuai ekspektasi didukung kuatnya posisi perseroan di bisnis penjualan smartphone dan ritel gadget di Indonesia,” tulis tim riset RHB Sekuritas dalam riset terbarunya.

Potensi pertumbuhan juga didukung strategi perseroan dalam merambah bisnis lain bisnis lain dengan tujuan meningkatkan loyalitas pelangga, penguatan margin, hingga pembentukan sinergi. Hanya saja sejumlah upaya ini diperkirakan tetap membutuhkan waktu hingga berkontribusi.

Terkait ekspansi bisnis, Erajaya membidik penambahan sebanyak 250 outlet tahun 2023 yang akan menjadi ambisi besar perseroan untuk memperluas jaringan ritelnya. Perluasan tersebut diharapkan berdampak terhadap kenaikan volume penjualan smartphone dan non smartphone ke depan.

Baca juga: Siapa Penguasa Pasar Smartphone di Indonesia? Cek di Sini

Emiten berkode saham ERAA ini juga telah memiliki kemitraan jaringan ritel di berbagai daerah yang sudah mulai membuahkan hasil. Menurut RHB Sekuritas bahwa strategi kemitraan ini dapat membantu perseroan untuk mempercepat ekspansi dan memperkuat jejaknya di pasar, seperti kota-kota tier-2 dan tier-3, tanpa harus mengeluarkan anggaran besar.

Terkait tantangan, Erajaya sedang menghadapi persaingan dengan Blibli yang telah menjadi salah satu official seller Apple.

Perseroan juga menghadapi tantangan dari penurunan daya beli masyarakat, seiring dengan kenaikan inflasi. Begitu juga dengan pasokan gadget cenderung terbatas yang bisa berimbas terhadap volume penjualan ERAA.

Baca juga: Tujuh Merek Berebut Pasar Smartphone 2023

Perseroan juga diprediksi akan menghadapi tekanan margin tahun ini sejalan dengan gencarnya ekspansi. Kenaikan suku bunga bisa memicu biaya dana yang dikeluarkan bertambah.

Sejumlah faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas untuk merevisi turun target harga saham ERAA dari Rp 930 menjadi Rp 510 dengan rekomendasi dipertahankan tetap beli. Kemarin, saham ini ditutup di level Rp 416.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com