Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kegiatan produksi di pabrik  Mayora Indah

Kegiatan produksi di pabrik Mayora Indah

Siap-siap, Mayora (MYOR) Masuki Tahun Cuan, Begini Pertimbangannya

Kamis, 19 Jan 2023 | 10:57 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Mayora Indah Tbk (MYOR) diproyeksikan ketiban cuan beruntun terhitung sejak kuartal IV-2022 hingga semester I tahun 2023. Perseroan juga diuntungkan atas penurunan harga bahan baku dan biaya energi.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Natalia Sutanto mengatakan, pemulihan penjualan perseroan sudah terlihat sejak kuartal IV-2022 sejalan dengan mobilitas dan aktivitas masyarakat kembali stabil. Perbaikan tersebut diprediksi membuat penjualan tahun 2022 mencapai Rp 30 triliun atau setara dengan pertumbuhan 7,5%.

Baca juga: Kekhawatiran Resesi di AS Kembali Guncang Pasar

Peningkatan penjualan akhir tahun lalu, terang dia, juga didukung atas lonjakan aktivitas wisata yang berimbas terhadap lonjakan permintaan produk Mayora. “Begitu juga dengan kuartal I-2023, Mayora dipreidksi lanjutkan kenaikan penjualan didukung perayaan Imlek yang kemudian disusul dengan bulan puasa pada Maret hingga April 2023,” terangnya.

Advertisement

Terkait harga pembelian bahan baku, dia mengatakan, sebagian besar telah stabil dan cenderung turun. Hal ini sudah terlihat dari peningkatan margin kotor perseroan menjadi 24% pada kuartal IV-2022. Begitu juga dengan tahun 2023, gross margin diprediksi mencapai 24,1% yang diharapkan berimbas terhadap pertumbuhan laba bersih sebesar 36%.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham MYOR dengan target harga Rp 3.000. Target tersebut juga mempertimbangkan tuntasnya pembangunan pabrik pada semester II-2023 dan kehadiran produk-produk baru.

Target harga tersebut juga mempertimbangkan proyeksi lonjakan laba bersih Mayora menjadi Rp 2,05 triliun tahun ini, dibandingkan perkiraan tahun 2022 senilai Rp 1,51 triliun dan realisasi tahun 2021 Rp 1,18 triliun.

Baca juga: Penjualan Semen Diprediksi Pulih di 2023, Bagaimana dengan Sahamnya?

Penjualan perseroan juga diproyeksikan melesat menjadi Rp 36,70 triliun pada 2023, dibandingkan target 2022 sebanyak Rp 31,98 triliun dan raihan tahun 2021 Rp 27,90 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com