Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto: Perseroan.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto: Perseroan.

Anak Usaha Grup Djarum yang menjadi Operator Menara Telekomunikasi Terbesar

Parluhutan Situmorang, Kamis, 13 Februari 2020 | 23:58 WIB

JAKARTA, investor.id - Sarana Menara Nusantara merupakan bagian dari Grup Djarum yang memfokuskan investasi bisnis perusahaan-perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam memiliki dan mengoperasikan menara-menara telekomunikasi untuk operator-operator telekomunikasi nirkabel.

Perseroan memiliki dua anak usaha, yaitu PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT iForte Solusi Infotek. Protelindo didirikan pada 2003 dan telah menjadi pemilik dan operator menara independen yang terbesar di Indonesia dengan kepemilikan sebanyak 19.233 menara telekomunikasi hingga kuartal III-2019.

Kegiatan usaha utama dari Protelindo adalah menyewakan ruang pada menaranya yang dapat digunakan bersama untuk seluruh operator nirkabel dengan perjanjian sewa jangka panjang.

Sedangkan, iForte Solusi Infotek menguasai jaringan fiber optic sepanjang 17.500 kilometer. Bahkan, jaringan fiber optic tersebut ditargetkan menjadi 36 ribu kilometer tahun ini.

Belum lama ini, Sarana Menara ditetapkan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai salah satu dari sembilan perusahaan terbuka di Indonesia dengan penghargaan “Most Tax Friendly”. Penghargaan ini diumumkan bersamaan dengan konferensi Pusat Data & Analisa Majalah Tempo yang prestisius di Indonesia.

Ferdinandus Aming Santoso, Direktur Utama Sarana Menara Nusantara
Ferdinandus Aming Santoso, Direktur Utama Sarana Menara Nusantara

Sarana Menara diakui sebagai salah satu dari sembilan perusahaan yang patuh terhadap ketentuan perpajakan dari 600 perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penghargaan ini mencakup transparansi dan kelengkapan catatan pada laporan keuangan yang dilaporkan untuk tahun 2016-2018. Penerimaan penghargaan ini merupakan bukti pengakuan akan berhasilnya Perusahaan dalam memprioritaskan kepatuhan peraturan dan regulasi dalam mendukung sustainable operations di Indonesia.

Sementara itu, BEI sebelumnya memasukkan saham TOWR ke dalam indeks saham LQ45 sejak bulan lalu. Masuknya saham TOWR dalam indeks LQ45 mempertimbangkan likuiditas saham tinggi dan nilai kapitalisasi free float yang signifikan.

Selain itu, BEI mempertimbangkan kondisi keuangan yang kuat serta corporate governance yang baik.

“Kami merasa gembira dengan masuknya TOWR ke dalam LQ45, terutama sesudah tahun lalu saham TOWR berhasil masuk IDX80. Hal ini mencerminkan likuiditas saham TOWR yang makin baik serta mencerminkan hasil usaha kami untuk mempertahankan dan terus memperbaiki kepatuhan atas peraturan-peraturan pasar modal yang ditetapkan BEI,” kata Ferdinandus Aming Santoso, direktur utama Sarana Menara Nusantara.

Dividen

Sementara itu, Protelindo yang merupakan anak usaha Sarana Menara, membagikan dividen interim sebesar Rp 230 miliar kepada pemegang saham. Pembagian dividen dilakukan pada 7 Februari 2020.

Sekretaris Perusahaan Protelindo Maya Marcella mengatakan, pembagiandividen ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi keuangan dan rencana bisnis perseroan ke depan.

“Pembagian dividen tidak akan mengganggu atau menyebabkan perseroan tidak dapat memenuhi kewajibannya kepada kreditor atau mengganggu kegiatan usaha perusahaan,” jelas dia.

Pembagian dividen interim adalah kali keempat untuk periode tahun buku berjalan 2019. Sebelumnya, perseroan juga membagikan dividen untuk periode tahun buku berjalan 2019 dengan nilai total Rp 403 miliar.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA