Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menara Astra International. Foto: dok. Astra

Menara Astra International. Foto: dok. Astra

Astra Nikmati Peningkatan Penjualan Mobil

Sabtu, 29 Mei 2021 | 05:00 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Berlanjutnya peningkatan volume penjualan mobil akan menopang pertumbuhan kinerja keuangan PT Astra International Tbk (ASII). Perseroan juga akan didukung oleh kehadiran mobil baru dan membaiknya seluruh segmen bisnis.

Analis RHB Sekuritas Indonesia Andrey Wijaya dan Fauzan Luthfi Djamal mengungkapkan, volume penjualan mobil nasional tetap tumbuh pesat pada April 2021, meski turun tipis dari pencapaian Maret 2021. Hal ini membuat volume penjualan mobil nasional mencapai 265.934 unit pada Januari-April 2021 atau naik 8,7% dibandingkan periode sama tahun lalu.

astra international
astra international

Pertumbuhan penjualan mobil tersebut didukung oleh relaksasi pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil hingga lebih dari 2.500 cc. Kebijakan tersebut membuat pangsa pasar penjualan mobil Astra pada April 2021 mencapai 52,8% atau turun tipis dibandingkan Maret 2021 yang sekitar 53,6%.

“Volume penjualan mobil telah meningkat pesat pada Maret dan April 2021 hingga mendekati volume penjualan sebelum pandemic Covid-19. Kami optimistis peningkatan penjualan mobil berlanjut selama program insentif pajak berjalan,” tulis Andrey dan Fauzan dalam risetnya.

Harga saham ASII satu dekade terakhir
Harga saham ASII satu dekade terakhir

Astra International akan menjadi perusahaan yang paling diuntungkan oleh perluasan insentif PPnBM mobil dengan kapasitas hingga 2.500 cc. Apalagi, perseroan melalui produknya, Toyota Kijang Innova, merupakan pemimpin pasar mobil MPV menengah dan produk ini menjadi pilihan teratas konsumen untuk mobil kelas 2.000 cc ke atas pada bulan lalu.

Peningkatan volume penjualan mobil oleh Astra juga bakal didukung oleh kehadiran produk baru. Perseroan telah meluncurkan mobil Toyota Raize dan Daihatsu Rocky dengan kapasitas 1.000 cc. Kedua produk ini bisa menjadi pendongkrak volume penjualan mobil oleh Astra tahun ini. Apalagi, kedua mobil ini mendapatkan insentif PPnBM dari pemerintah.

Tren berlanjutnya peningkatan sejalan dengan prediksi Gaikindo. Gaikindo memperkirakan volume penjualan mobil nasional mencapai 750 ribu unit tahun ini. Target tersebut optimistis tercapai setelah rata-rata penjualan mobil nasional mencapai 66.480 unit per bulan atau melampaui target Gaikindo sekitar 62.500 unit per bulan. Apalagi, realisasi penjualan mobil nasional hingga April 2021 telah mencapai 35% dari target yang ditetapkan Gaikindo.

Kinerja keuangan Astra International
Kinerja keuangan Astra International

Berbagai faktor tersebut mendorong RHB Sekuritas Indonesia untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ASII dengan target harga Rp 6.900. Target harga tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun ini sekitar 11,9 kali dan PB mencapai 1,2 kali. ROAE perseroan juga diperkirakan mencapai 10,9 kali sepanjang 2021.

Pandangan senada diungkapkan oleh analis BRI Danareksa Sekuritas Stefanus Darmagiri. Menurut dia, bisnis otomotif yang menunjukkan pemulihan setelah penerapan insentif PPnBM mobil bakal menjadi katalis positif terhadap Astra International. Perseroan juga akan mendapatkan dukungan dari tren kenaikan harga komoditas dan pemulihan ekonomi nasional tahun ini.

Hingga kuartal I-2021, Astra Inter national masih membukukan penurunan laba bersih sebesar 22,5% menjadi Rp 3,72 triliun dibandingkan kuartal I-2020 yang senilai Rp 4,81 triliun. Namun, raihan tersebut menunjukkan lonjakan 75,4% dari pencapaian kuartal IV-2020 yang senilai Rp 2,12 triliun.

Prospek ASII
Prospek ASII

Begitu juga dengan pendapatan perseroan yang turun sebesar 4,3% dari Rp 54 triliun menjadi Rp 51,7 triliun. Namun, jika dibandingkan dengan raihan kuartal IV-2020 yang sebanyak Rp 44,65 triliun, pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan 15,7%. Begitu juga dengan marjin bersih (net margin) Astra International yang melonjak dari 4,8% pada kuartal IV-2020 menjadi 7,2% pada kuartal I-2021.

“Berdasarkan rilis laporan keuangan sepanjang kuartal I-2021 terlihat bahwa Astra International mengalami perbaikan dibandingkan kuartal IV-2020. Meski terjadi perbaikan dari kuartal ke kuartal, realiasi laba bersih masih di bawah target kami dan consensus analis,” tulis Stefanus dalam risetnya.

astra international
astra international

Lebih lanjut Stefanus mengungkapkan, Astra International mulai memasuki pemulihan yang berarti pada kuartal II tahun ini, seiring dengan insentif PPn-BM mobil mulai dari 0% hingga 50%.

“Kami memperkirakan volume penjualan mobil akan melesat 46,6% menjadi 780 ribu unit tahun ini, yang didukung dua faktor, yaitu pulihnya perekonomian dan insentif pajak penjualan mobil. Kami memperkirakan perseroan akan membukukan marjin EBIT positif sebesar 0,5% tahun ini,” jelas dia.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN