Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Citraland, salah satu mal dan hotel terpadu milik PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Foto:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Citraland, salah satu mal dan hotel terpadu milik PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Ciputra Development Lanjutkan Pertumuhan

Selasa, 1 Juni 2021 | 19:52 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Insentif pajak pembelian rumah, pelonggaran regulasi properti terhadap warga negara asing, dan percepatan penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) dari bank menjadi faktor penopang penguatan penjualan properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA). Tren pertumbuhan perseroan telah terlihat sejak tahun lalu, meski banyak menghadapi kendala akibat pandemi Covid-19.

Analis CGS-CIMB Sekuritas Indonesia Michael Audie Benas dan Aurelia Barus mengungkapkan, Ciputra Development merupakan satu dari beberapa emiten properti yang paling diuntungkan oleh percepatan penyaluran KPR dari bank mitra. Hal ini mendorong CGS-CIMB Sekuritas untuk mempertahankan proyeksi pertumbuhan marketing sales Ciputra Development tahun ini sebesar 19% menjadi Rp 6,5 triliun.

Pertumbuhan laba bersih inti diperkirakan mencapai 14% menjadi Rp 1,3 triliun tahun ini. “Dengan ekspektasi tersebut, kami mempertahankan rekomendasi add untuk saham CTRA dengan target harga dipertahankan Rp 1.400. Target harga ini diskon 49% dari perkiraan nilai aset bersih(NAV) perseroan atau setaradengan rata-rata 10 tahun terakhir,” tulis Michael dan Aurelia dalam risetnya.

Harga saham CTRA dalam satu dekade terakhir
Harga saham CTRA dalam satu dekade terakhir

Mereka juga memberikan pandangan positif terhadap prospek jangka panjang Ciputra Development terkait relaksasi regulasi kepemilikan properti oleh konsumen asing. Perseroan juga akan didukung oleh pengembangan apartemensenilai Rp 13 triliun yang bisa ditawarkan kepada investor asing.

Adapun penjualan Ciputra Development ditargetkan meningkat menjadi Rp 9,13 triliun tahun ini dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp 7,72 triliun. Laba bersih juga diproyeksikan meningkat dari Rp 1,43 triliun menjadi Rp 1,73 triliun.

Hingga kuartal I-2021, kinerja Ciputra Development sudah sesuai harapan. Lini pembangunan property berkontribusi sekitar 33% terhadap total pendapatan perseroan. Sedangkan pendapatan investasi properti turun 1%. Perseroan membukukan peningkatan pendapatan sebesar 23% menjadi Rp 1,75 triliun pada kuartal I-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,5 triliun. Laba bersih naik 37% dari Rp 177,5 miliar menjadi Rp 224 miliar.

Prospek CTRA
Prospek CTRA

Sementara itu, analis BRI Danareksa Sekuritas Vic- tor Stefano mengungkapkan, tahun ini, insentif pajak penjualan properti dan peningkatan minat masyarakat untuk membeli produk properti, khususnya rumah tapak yang dikembangkan Ciputra Development, bakal menjadi dukungan positif terhadap kesinambungan kinerja keuangan perseroan.

Menurut dia, kuatnya performa Ciputra Development sepanjang 2020, meski menghadapi tantangan pandemi Covid-19 dan implementasi PSAK sektor properti, membuat target marketing sales unit properti perseroan layak untuk direvisi naik.

“Karena itu, kami memilih untuk merevisi naik target marketing sales Ciputra Development tahun ini menjadi Rp 6,5 triliun. Target tersebut juga memperhitungkan sejumlah stimulus yang diberikan pemerintah untuk mendongkrak segmen properti, khususnya pembebasan pajak penjualan,” tulis Victor dalam risetnya.

Kinerja keuangan Ciputra Development
Kinerja keuangan Ciputra Development

Dia memperkirakan marketing sales perseroan masih didominasi oleh kontribusi penjualan rumah tapak, khususnya proyek properti Gama City Medan. Penjualan proyek ini diperkirakan melampaui target yang telah ditetapkan semula, apalagi setelah adanya stimulus berupa diskon pajak pertambahan nilai akan menjadi tambahan dukungan.

Meski marketing sales perseroan direvisi naik, Victor tetap mempertahankan proyeksi laba bersih Ciputra Development senilai Rp 1,31 triliun pada 2021 dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 1,32 triliun. Pendapatan perseroan diperkirakan turun dari Rp 8,07 triliun menjadi Rp 7,75 triliun.

Salah satu proyek PT Ciputra Development Tbk. Foto: Perseroan.
Salah satu proyek PT Ciputra Development Tbk. Foto: Perseroan.

Peningkatan target marketing sales berdampak pada revisi naik target harga CTRA dari Rp 1.400 menjadi Rp 1.450 dengan rekomendasi dipertahankan beli. Target harga tersebut juga mempertimbangkan revisi perkiraan nilai aset bersih (NAV) perseroan sebesar Rp 2.300.

Tahun lalu, Ciputra Development membukukan kenaikan laba bersih sebesar 14,05% menjadi Rp 1,32 triliun dibandingkan perolehan akhir 2019 yang senilai Rp 1,15 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan kenaikan pendapatan sebesar 6,07% menjadi Rp 8,07 triliun dibandingkan realisasi tahun 2019 senilai Rp 7,6 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN