Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Produk Indofood di sebuah gerai. Foto: Investor Daily/DAVID

Produk Indofood di sebuah gerai. Foto: Investor Daily/DAVID

Didukung Tren Perkembangan Kinerja, Saham Indofood Layak Dicermati

Parluhutan Situmorang, Kamis, 11 Juli 2019 | 13:32 WIB

JAKARTA, investor.id- Ekspektasi berlanjutnya pertumbuhan kinerja keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mendorong sejumlah analis untuk mempertahankan rekomendasi beli saham perseroan. Rekomendasi tersebut juga didukung atas sejumlah sentiment positif dari pasar.

Samuel Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli saham INDF dengan target harga Rp 8.500. Target tersebut juga menggambarkan bahwa valuasi saham INDF masih murah dengan PER sekitar 13,2 kali dan PBV sekitar 1,7 kali tahun ini, bandingkan dengan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan perkiraan PER dan PBV tahun ini masing-masing 25,3 kali dan 4,8 kali.

Target harga tersebut juga mempertimbangkan peluang peningkatan kinerja keuangan perseroan hingga akhir tahun. “Kami mempertahankan rekomendasi beli saham INDF dengan target harga Rp 8.500 per saham,” ujar analis Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, belum lama ini.

Samuel Sekuritas menargetkan pertumbuhan laba bersih Indofood menjadi Rp 4,56 triliun tahun ini, dibandingkan realisasi tahun lalu senilai Rp 4,16 triliun. Pendapatan juga diharapkan naik dari Rp 73,39 triliun menjadi Rp 79,23 triliun pada 2019. EBITDA diperkirakan meningkat dari Rp 12,03 menjadi Rp 13,45 triliun.

Terkait sejumlah sentimen pergerakan harga saham INDF, menurut Suria, datang dari perubahan kebijakan terkait perhitungan indeks LQ45 yang bisa berimbas positif terhadap pergerakan harga saham Indofood.

Sebagaimana diketahui, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberlakukan secara penuh indikator rasio free float terhadap perhitungan indeks LQ45 mulai bulan depan. Semakin besar jumlah saham beredarnya di pasar, semakin besar juga bobotnya terhadap perhitungan indeks LQ45.

Berdasarkan perhitungan, dia menjelaskan, Indofood dengan free float sebesar 50% saham akan membuat peningkatan bobot perseroan terhadap perhitungan indeks LQ45. Nantinya bobot Indofood akan meningkat menjadi 1,9%, dibandingkan sebelumnya 1,58% terhadap perhitungan LQ45. Hal ini bisa menjadi sentiment positif terhadap pergerakan harga saham Indofood tahun ini.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA