Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta, belum lama ini. Foto: BeritasatuPhoto/Ruth Semiono

Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta, belum lama ini. Foto: BeritasatuPhoto/Ruth Semiono

Fokus Pasar: The Fed dan Hasil Pertemuan AS-Tiongkok

Thereis Love Kalla, Kamis, 1 Agustus 2019 | 10:23 WIB

JAKARTA, investor.id - Pemangkasan suku bunga sebesar 25 Bps yang dilakukan Federal Reserve, menjadi salah satu sentimen bagi pelaku pasar modal. Gubernur The Fed Jerome Powell menyatakan, pemangkasan tingkat suku bunga untuk memastikan terhadap kemungkinan risiko penurunan ekonomi.
“Ini bukanlah awal dari serangkaian penurunan suku bunga, saya tidak mengatakan itu hanya terjadi satu kali,” ujar Gubernur The Fed Jerome Powell, saat itu.
Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi bahwa The Fed mengindikasikan akan memangkas suku bunga lagi pada September atau Desember. Hal ini mengindikasikan ada kenaikkan probabilitas yang cukup besar disana bagi Bank Indonesia untuk melakukan pemangkasan tingkat suku bunga kembali.
"Seperti yang BI sampaikan sebelumnya bahwa mereka sebetulnya juga masih punya ruang untuk memotong tingkat suku bunga mereka,” tutur Pilarmas Sekuritas dalam ulasannya Kamis (1/8).
Adapun indikasi bahwa The Fed akan menurunkan kembali suku bunganya akan disambut baik bagi negara-negara emerging market, untuk turut juga memangkas suku bunga mereka. Namun reaksi berbeda ditunjukkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Trump ingin The Fed melakukan pemotongan tingkat suku bunga lebih besar dan aggresif yang dapat mengimbangi Tiongkok, Uni Eropa dan negara lainnnya “Seperti biasa, Powell mengecewakan kita,” ungkap Trump.
Kendati demikian Powell selalu mengatakan bahwa tujuan menyeluruh The Fed adalah untuk menjaga pertumbuhan. “Kita harus bertindak sekarang, ketika Bank Sentral memiliki lebih sedikit ruang untuk menurunkan tingkat suku bunga dibandingkan dengan penurunan di masa lalu yang digunakan untuk mengatasi potensi penurunan yang akan terjadi,” ujar Powell.
Sementara itu kabar baik datang dari pertemuan AS dan Tiongkok yang berakhir pada Rabu kemarin. Pada akhirnya Amerika dan Tiongkok sepakat untuk bertemu kembali pada awal September, karena negosiasi berjalan dengan baik dan ada beberapa kemajuan yang nyata. Kedua pihak mengatakan bahwa mereka telah melakukan kemajuan yang nyata terkait dengan transfer teknologi secara paksa, hak kekayaan intelektual, layanan, hambatan non tarif dan pertanian. Dari sisi Tiongkok telah mengkonfirmasi komitmen mereka untuk meningkatkan pembelian pertanian dari AS
 Kedua kabar mengenai pemangkasan suku bunga oleh The Fed dan hasil positif pertemuan Tiongkok dan AS diprediksi akan jadi sentimen positif bagi perdagangan hari ini. “Kedua sentiment positif ini akan menjadi booster hari ini bagi pergerakan pasar modal hari ini, baik saham maupun obligasi,” sebut Pilarmas Sekuritas.
Sementara dari dalam negeri, menjelang akhir pekan, pelaku pasar domestik bersiap untuk menunggu rilis data dari Manufakturing PMI Juli dan inflasi yang dinilai dapat menjadi pemicu bagi kelanjutan menguatnya IHSG. BI memproyeksikan inflasi masih sejalan dengan target pemerintah sekitar level 3.5%. Sementara inflasi tahunan diperkirakan sebesar 3.27% menurut consensusyang dihimpun oleh trading economics.
“Jika ekspektasi di atas dapat terwujud, laju inflasi diproyeksikan lebih lambat dibandingkan bulan Juni dimana pada bulan tersebut terdapat momentum Ramadhan dan Idul Fitri yang merupakan puncak konsumsi rumah tangga” sebut Pilarmas Sekuritas.
 Secara teknikal, hari ini IHSG memiliki peluang bergerak menguat dan diperdagangkan pada level 6.317-6.433.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN