Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemegang saham MNC dan Dirut MNC David Fernando Audy

Pemegang saham MNC dan Dirut MNC David Fernando Audy

Grup Media dengan Tiga Investasi Strategis

Parluhutan Situmorang, Selasa, 11 Februari 2020 | 19:33 WIB

JAKARTA, investor.id - Media Nusantara Citra atau MNC Group didirikan tahun 1989 dan telah menjadi grup media terbesar di Indonesia. Di bawah kepemimpinan pendiri dan Executive Chairman, Hary Tanoesoedibjo, MNC Group memiliki 3 investasi strategis, yaitu media, jasa keuangan, dan lifestyle property.

Media Nusantara Citra atau MNC, salah satu bagian dari bisnis media di dalam MNC Group memiliki 4 stasiun FTA, yakni RCTI, MNC TV, GTV, dan iNews dengan layanan streaming OTT dengan pertumbuhan tercepat bernama RCTI+. Dari segi konten, MNC memproduksi 23.000 jam setahun untuk memenuhi kebutuhan FTA, pihak ketiga, bioskop dan platform digital dengan lebih dari 300.000 jam pustaka konten. MNC Group memiliki manajemen artis terbesar dengan hampir 400 artis di bawah manajemennya.

MNC dimulai pada tahun 2001 ketika mengakuisisi RCTI. Beberapa tahun kemudian, grup mengakuisisi GTV, MNC TV, dan memulai produksi kebutuhan kontennya sendiri. Kemudian melakukan go public pada 2007 dengan kode saham MNCN. IPO MNC menjadi yang terbesar saat itu di Indonesia. Pasca IPO, iNews didirikan dan hari ini 4 FTA tersebut - RCTI, MNC TV, GTV, dan iNews memiliki pangsa pemirsa nasional terbesar, lebih dari 40% dan belanja iklan sebesar 45%.

MNC telah menginvestasikan sumber daya yang signifikan dalam fasilitas siaran dan produksi yang memungkinkan perusahaan untuk menghasilkan program berkualitas tinggi seperti seri drama, pencarian bakat seperti Indonesian Idol, The Voice, MasterChef, Rising Star dan konser musik besar, serta program pemberian penghargaan seperti TV Awards dan Penghargaan Film, disamping menghasilkan animasi berkualitas tinggi yang diekspor secara global.

Dalam tiga tahun terakhir, MNC memperluas inisiatif digitalnya dengan mengembangkan aplikasi mobile untuk FTA-nya dan mulai mengunggah kontennya di YouTube dalam format pendek dan menengah. Saat ini jumlah view di YouTube telah mencapai 2 miliar setiap bulan, terbesar di Indonesia dan salah satu terbesar di dunia dengan jumlah pelanggan lebih dari 61 juta. MNC juga mengoperasikan Multi Channel Network atau MCN, yang memiliki jumlah pemirsa dan pelanggan yang tumbuh paling cepat di Indonesia.

MNC juga mengoperasikan 3 portal yang bernama Okezone, Sindonews dan iNews.id. Okezone memiliki pengunjung harian terbesar lebih dari 20 juta, sedangkan Sindonews lebih dari 4 juta.

Untuk mendapatkan bagian yang signifikan dalam iklan digital, RCTI+ ditargetkan menjadi layanan streaming terbesar di tahun 2020 untuk melengkapi posisi FTA yang sudah kuat. Selain live streaming dari empat FTA, RCTI+ juga menyediakan ribuan pustaka konten terkenal, fitur catch up TV, konten original seperti bloopersbehind the scenetrending topik dan fitur interaktif lainnya seperti kuis, voting, dan live chat dengan talent MNC.

Fitur-fitur lainnya seperti konten mulai dari yang umum hingga portal berita, radio streaming dan UGC untuk konten pencarian bakat yang diperuntukan untuk RCTI+ kini tengah dalam pengembangan. Diperkirakan pada tahun 2024, pendapatan digital dan konten akan memberikan kontribusi sebesar 50% dari pendapatan perusahaan. Sedangkan bertindak sebagai direktur utama MNC David Fernando Audy dengan komisaris utama Hary Tanoesoedibjo.

Perseroan sebelumnya telah meraup persetujuan pemegang saham untuk penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau non-HMETD (private placement) dengan target dana Rp 1,8-2,2 triliun . Perseroan telah menggelar roadshow ke sejumlah kota di Amerika Serikat, Inggris, dan Asia untuk menggaet sejumlah investor strategis.

Media Nusantara Citra atau MNC akan menerbitkan hingga 1,14 miliar saham baru atau setara 8% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan private placement pada kisaran Rp 1.600-2.000 per saham.

Komisaris Utama MNC Hary Tanoesoedibjo sebelumnya mengatakan, demi mempromosikan potensi bisnis perseroan, dirinya telah berbicara kepada investor di New York, Los Angeles, dan Boston, AS. Tak ketinggalan pihaknya juga bertemu dengan calon investor di Tokyo, Jepang dan Inggris.

“Saya keliling bertemu investor untuk memberikan informasi bahwa MNC telah bertransformasi dari konvensional free to air ke digital dan konten bisnis,” kata Hary Tanoe.

Hary menegaskan, ketika private placement yang telah disetujui pemegang saham ini dieksekusi, pihaknya bisa mendapatkan harga yang terbaik. Perseroan juga tidak perlu terburu-buru dalam melangsungkan aksi tersebut lantaran batas waktu private placement adalah dua tahun sejak disetujui.

Dengan memberikan pemahaman yang baik kepada calon-calon investor tentang kondisi perusahaan, Hary berharap harga saham MNCN mampu mencerminkan valuasi perusahaan yang sebenarnya.

“Saya ingin harga saham mampu kembali ke level tertingginya yakni Rp 3.000-an. Pokoknya kita akan eksekusi private placement di harga yang paling bagus, dan kami masih punya waktu untuk ke sana” jelas dia.

Menurut Hary, perseroan membuka peluang bagi investor strategis untuk masuk ke perusahaan. Saat ini, pihaknya mengaku tengah berbicara dengan sejumlah investor strategis. Namun, dia enggan menyebut detail para potensial investor tersebut.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA