Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pejalan kaki melintas di depan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta, Senin (13/1/2020).  Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Pejalan kaki melintas di depan layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta, Senin (13/1/2020). Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Harga Saham IKAI Merosot, Manajemen: Kinerja Perusahaan Solid

Mashud Toarik, Sabtu, 25 Januari 2020 | 13:49 WIB

Jakarta, investor.id – Harga saham PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) terpantau terus merosot. Pada penutupan perdagangan Jumat kemarin, (24/1/2020), saham IKAI tercatat bertenggar pada level Rp 52 menunjukan penurunan sebesar 5,45% dibanding penutupan perdagangan saham sehari sebelumnya.

Penurunan IKAI bahkan telah berlangsung lama, bila ditarik dari harga penutupan perdagangan akhir tahun 2019 lalu, saham ini terlihat berada di level Rp 72. Pada akhir Oktober 2019 bahkan tercatat berada pada level Rp 153.

Menanggapi penurunan harga saham ini, Manajemen IKAI angkat bicara. Melalui siaran pers yang diterima Majalah Investor hari ini, Sabtu (25/1/2020) Sekreteris Perusahaan IKAI menyampaikan bahwa, penurunan harga saham tadi di luar kendali dan keinginan Perseroan.

“Pada titik ini, perusahaan ingin mengklarifikasi bahwa tidak ada peristiwa signifikan dalam jangkauan perusahaan yang dapat mendukung adanya tekanan yang signifikan terhadap harga saham perusahaan,” tulis manajemen IKAI.

Lebih jauh manajemen IKAI menyampaikan bahwa penurunan harga saham justru bertolak belakang dengan kondisi fundamental perusahaan, serta sejumlah aksi korporasi yang telah dan akan dilakukan perusahaan.

Dipaparkan bahwa, selama sembilan bulan pertama di tahun 2019, IKAI mencatatkan pertumbuhan yang solid dalam pendapatan, yang menunjukkan adanya kenaikan berdasarkan YoY dibandingkan dengan hasil per kuartal III-2018. Pencapaian ini terutama didorong oleh pendapatan unit usaha hotel yang baru diakuisisi perusahaan pada akhir tahun 2018.

“Selain itu perusahaan membukukan laba kotor Rp44,82 miliar yang menghasilkan margin bruto sebesar 78%. Dengan adanya program Pemerintah untuk mengembangkan sektor perhotelan (akomodasi, penyedia jasa makanan & minuman), perusahaan melihat potensi yang cukup besar untuk terus melakukan pengembangan berkelanjutan dalam rangka mendukung program pemerintah,” demikian bunyi siaran pers tersebut.

Faktor lain, sampai akhir September 2019, perusahaan terus meningkatkan produksi keramik melalui anak perusahaan yaitu,PT. INKA. Perusahaan telah merencanakan untuk meningkatkan kegiatan pemasaran Produk Essenza untuk memperkuat pangsa pasar.

Dengan kapasitas produksi tahunanmencapai 4,5 juta m2, dan didukung oleh program intensif pemerintah yang fokus pada pembangunan infrastruktur dan perumahan. Untuk kedepannya, perusahaan bertujuan untuk memperluas bisnis keramiknya.

Selanjutnya dalam mewujudkan pertumbuhan jangka panjang perusahaan, IKAI memiliki rencana untuk melakukan akuisisi strategis melalui anak perusahaannya, dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksinya menjadi 8 juta m2 per tahun. Dengan sinergi ini, perusahaan mengantisipasi untuk menghimpun 30% pasar domestik untuk produk granitnya.

 

 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA