Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kinerja IHSG awal sesi I Senin pagi (18/5/2020). Sumber: BSTV

Kinerja IHSG awal sesi I Senin pagi (18/5/2020). Sumber: BSTV

RRT DIANGGAP GAGAL TAHAN PANDEMI COVID-19, TRUMP ANCAM PUTUS HUBUNGAN

Jelang Lebaran, Inilah 5 Saham yang Layak Dikoleksi

Muhammad Ghafur Fadillah, Senin, 18 Mei 2020 | 10:19 WIB

JAKARTA, investor.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak mixed, menjelang libur panjang Lebaran dan dipengaruhi faktor ketidakpastian dari pasar global. Secara teknikal pergerakan level support 4,465 4,423, kemudian 4,385 dan resistance level 4,545, 4,583, kemudian 4,625.

Valbury Sekuritas menjelaskan, sentimen pasar dari dalam negeri kali ini datang dari Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati, yang mengatakan dampak wabah Covid-19 terhadap Indonesia sangat besar. Ini lantaran bukan hanya masalah kesehatan fisik, tetapi telah mengganggu kesehatan ekonomi di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Dana dari Bank Dunia
Sementara itu, Bank Dunia menyetujui pendanaan senilai US$ 700 juta untuk meningkatkan sistem perlindungan sosial dan memperkuat sektor keuangan dalam mengatasi dampak Covid-19 di Indonesia. Ini berupa pembiayaan tambahan untuk asistensi program reformasi sosial senilai US$ 400 juta. 

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan dukungan dari lembaga-lembaga internasional, seperti Bank Dunia, dapat menjaga tingkat kesejahteraan sosial dan mengatasi dampak Covid-19 pada perekonomian.

Sedangkan Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam skenario terburuk bisa minus hingga 0,4%. Hal ini bisa terjadi karena kondisi sekarang akan berimbas menurunkan konsumsi rumah tangga.

Konsumsi rumah tangga diperkirakan bisa turun hingga 3,2%, demikian pula investasi diperkirakan turun tajam. Ekspor dan impor juga terhambat karena adanya Covid-19. 

Dari sisi global, belum usainya Covid-19 tak membuat hubungan Tiongkok dan Amerika Serikat membaik. Hal itu karena Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak segan-segan akan memutus hubungan dengan RRT, karena dianggap gagal menahan pandemi Covid-19. 

Sementara itu, berikut ini beberapa saham pilihan Valbury Sekuritas yang dapat dicermati pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Senin (18/5).

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trading Buy
Close 3.100, TP 3.150
• Boleh buy di level 3.040-3.100
Resistance di 3.150 & support di 3.040
• Waspadai jika tembus di 3.040
• Batasi resiko di 3.010

PT Gudang Garam Tbk (GGRM): Trading Buy
Close 49.275, TP 49.975
• Boleh buy di level  47.850-49.275
Resistance di 49.975 & support di 47.850
• Waspadai jika tembus di 47.850
• Batasi resiko di 47.600

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) : Trading Buy
Close 2.240, TP 2.360
• Boleh buy di level  2.170-2.240
Resistance di 2.360 & support di 2.170
• Waspadai jika tembus di 2.170
• Batasi resiko di 2.130

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA):  Trading Buy
Close 23.925, TP 24.800
• Boleh buy di level  23.225-23.925
Resistance di 24.800 & support di 23.225
• Waspadai jika tembus di 23.225
• Batasi resiko di 23.025

PT Ace Hardwares Indonesia Tbk (ACES):  Trading Buy
Close 1.310, TP 1.340
• Boleh buy di level  1.265-1.310
Resistance di 1.340 & support di 1.265
• Waspadai jika tembus di 1.265
• Batasi resiko di 1.245

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN