Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Foto: Perseroan.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI). Foto: Perseroan.

Kapitalisasi Pasar Rp 551 T, BRI Terbesar Ke-3 di Asia Tenggara

Jauhari Mahardhika, Rabu, 10 Juli 2019 | 21:52 WIB

JAKARTA, investor.id – Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) pada perdagangan Rabu (10/7) ditutup naik Rp 60 atau 1,36% ke posisi Rp 4.470. Pencapaian ini menciptakan rekor baru all time high, dimana rekor tertinggi sebelumnya tercatat Rp 4.460 per saham pada medio April 2019.

Kenaikan harga tersebut sejalan dengan aksi beli investor asing (net buy) senilai Rp 89,71 miliar di pasar reguler dan Rp 14,8 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Saat ini, tercatat kapitalisasi pasar BBRI mencapai Rp 551,36 triliun, menempatkan BRI sebagai bank dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di Asia Tenggara.

“Beberapa sentimen positif yang mendorong investor terus memburu saham BBRI diantaranya potensi pertumbuhan bisnis BRI yang ditopang di segmen mikro, perkembangan inovasi digital banking BRI, serta dampak relaksasi Giro Wajib Minimum (GWM), sehingga menambah likuiditas perseroan,” kata Sekretaris Perusahaan BRI Bambang Tribaroto dalam keterangan resmi, Rabu (10/7).

Perseroan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) pada 2003 dengan harga Rp 875 per saham. Pada 2011, BRI melakukan stock split dengan rasio 1:2. Kemudian, pada 2017, perseroan kembali melakukan stock split dengan rasio 1:5.

Hingga akhir kuartal I-2019, perseroan mampu mencatatkan kinerja positif yang berkelanjutan. Laba BRI tercatat Rp 8,2 triliun atau tumbuh 10,42% (yoy) dengan aset mencapai Rp 1.279,86 triliun. Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp 936,03 triliun, tumbuh 13,18% dibandingkan kuartal I-2018 senilai Rp 827,06 triliun. Penyaluran kredit tercatat Rp 855,46 triliun atau tumbuh 12,9% (yoy) dengan NPL gross 2,41%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN