Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RS Hermina. Foto: dokterterdekat.com

RS Hermina. Foto: dokterterdekat.com

Laba Diprediksi Tumbuh 27%, Saham HEAL Berpotensi Menuju Rp 5.000

Selasa, 17 November 2020 | 10:59 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kinerja PT Medialoka Hermina Tbk (HEAL) tumbuh pesat per kuartal III-2020 dengan raihan laba bersih Rp 262 miliar, secara year on year (YoY) menunjukan pertumbuhan 24,6% dari Rp 210 miliar pada periode yang sama 2019.

Samuel Sekuritas menilai, pertumbuhan laba HEAL didorong oleh 3 faktor yakni; a) pertumbuhan tinggi pada pendapatan sebesar 7,9% YoY, b) peningkatan gross margin menjadi 49,2% (3Q19: 44,3%), c) biaya operasional terjaga yang hanya tumbuh 7,2%, di bawah pertumbuhan pendapatan.

“Pertumbuhan laba HEAL ini menjadi yang tertinggi diatas peers, sementara kami perkirakan momentum pertumbuhan ini dapat bertahan hingga akhir tahun dan tahun depan, didukung perbaikan tren volume kedatangan pasien, sehingga kami menaikkan proyeksi laba di akhir tahun 2020 sebesar 27,1% YoY dan akhir tahun 2021 sebesar 12,5% YoY,” tulis Analis Samuel Sekuritas, Ilham Akbar Muhammad dalam riset yang diterbitkan belum lama ini.

Diakui Ilham, volume pasien HEAL mengalami penurunan secara YoY, namun kondisi ini dapat ditutup dengan meningkatnya rata-rata pendapatan terkait penanganan Covid-19.

Faktor lain yang mendadi landasan target pertumbuhan laba bersih SEAL menurutnya adalah peningkatan net margin return on equity (ROA) yang diyakini masih akan berlanjut. Sebagai catatan net margin Perseroan secara konsisten meningkat sejak 2016, dari 1,1% (FY15) hingga 7,0% (FY19), yang turut diikuti oleh peningkatan ROE, yang meningkat dari 4,3% (FY15) menjadi 12,7% (FY19). “Tren peningkatan tersebut didukung oleh berkurangnya eroding effect dari rumah sakit yang masih bertahap ramping up,” urainya.

Sementara itu, dengan peningkatan gross margin yang dapat diperoleh saat ini, Ilham memperkirakan net margin dapat mencapai masing – masing sebesar 8,7% pada tahun 2021 dan 9,0% pada tahun 2022, yang diikuti dengan peningkatan ROE menjadi 14,3% dan 14,6% masing-masing pada tahun 2021 dan 2022.

Disebutkan di kuartal IV-2020 Perseroan diperkirakan dapat menambah satu rumah sakit beroperasi.

Berdasarkan analisis tadi, Samuel Sekuritas merekomendasikan buy pada saham HEAL dengan target harga Rp 5.000 atau mencerminkan potential upside sebesar 42,9%. Target tadi merefleksikan 39,8x 21F PE dan 16,0x 21F EV/EBITDA.

Saat ini saham pengelola rumah sakit yangn merupakan market leader pada segmen ibu dan anak ini diperdagangkan pada lever Rp 3.500-an.

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN