Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu kegiatan di Kalbe Farma. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Salah satu kegiatan di Kalbe Farma. Foto: BeritasatuPhoto/Joanito De Saojoao

Merevisi Naik Proyeksi Kinerja Keuangan Kalbe Farma

Kamis, 10 Juni 2021 | 04:47 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Pengendalian pandemi Covid-19 bersamaan dengan berlanjutnya program vaksinasi akan memperkuat pertumbuhan kinerja keuangan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) tahun ini. Pertumbuhan kinerja keuangan juga bakaldidukung oleh seluruh unit bisnis perseroan.

Optimisme tersebut mendorong Sinarmas Sekuritas untuk merevisi naik proyeksi kinerja keuangan Kalbe Farma tahun ini. Proyeksi laba bersih tahun ini dinaikkan dari Rp 2,83 triliun menjadi Rp 2,97 triliun.

Proyeksi pendapatan dinaikkan dari Rp 24,21 triliun menjadi Rp 24,63 triliun. Hal ini membuat laba per saham perseroan diharapkan meningkat menjadi Rp 63.

Analis Sinarmas Sekuritas Elvira Natalia mengungkapkan, Kalbe Farma berhasil mencetak pertumbuhan kinerja keuangan pada kuartal I-2021yang melampaui estimasi.

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Foto: Perseroan.
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Foto: Perseroan.

Pertumbuhan ditopang oleh pemulihan penjualan obat resep setelah jumlah pengunjung rumah sakit kembali normal. Kalbe Farma mencetak peningkatan laba bersih menjadi Rp 716 miliar pada kuartal I-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 669 miliar.

Pertumbuhan tersebut sejalan dengan peningkatan pendapatan dari Rp 5,79 triliun menjadi Rp 6,01 triliun.

Melihat perkembangan tersebut, menurut Elvira, penjualan obat resep perseroan diperkirakan tetap melanjutkan pertumbuhan hingga akhir tahun ini.

Penjualan obat ini diharapkan bertumbuh 8,1% sepanjang tahun ini. Begitu juga dengan penjualan produk konsumsi kesehatan yang diperkirakan tumbuh 7,5% tahun ini didukung penjualan vitamin. Perseroan juga diperkirakan mendapatkan dukungan dari unit bisnis onkologi dan biosimilar.

Harga saham KLBF satu dekade terakhir,prospek KLBF, dan kinerja keuangan Kalbe Farma
Harga saham KLBF satu dekade terakhir,prospek KLBF, dan kinerja keuangan Kalbe Farma

Adapun unit bisnis nutrisi diperkirakan tumbuh 4,4% tahun ini, seiring dengan masih rendahnya daya beli masyarakat. Sedangkan bisnis distribusi diperkirakan bertumbuh 7,1% tahun ini, apalagi setelah adanya pengembangan distribusi melalui platform digital.

Tren pertumbuhan tersebut seluruh unit bisnis bakal mendorong kenaikan pendapatan perseroan mencapai 6,6% tahun ini.

Pencapaian kinerja keuangan pada kuartal I-2021 ditambah tren berlanjutnya pertumbuhan seluruh segmen bisnis Kalbe Farma membuat Sinarmas Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham KLBF dengan target harga Rp 1.770. Target harga tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun 2021 sekitar 27,9 kali.

Sebelumnya, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin mengungkapkan, berlanjutnya efisiensi biaya operasional dan penurunan pajak akan menopang peningkatan keuntungan Kalbe Farma tahun ini. Tingkat pertumbuhannya diharapkan bisa menyamai tahun lalu sekitar 8-10%.

Dia memperkirakan seluruh divisi bisnis Kalbe Farma bakal mencetak pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun ini. Divisi obat resep, konsumsi kesehatan, nutrisi, dan distribusi diproyeksikan tumbuh masing-masing 3%, 6%, 6%, dan 8%.

“Kami memperkirakan laba bersih perseroan meningkat menjadi Rp 2,9 triliun tahun ini dan diharapkan bertumbuh menjadi Rp 3,1 triliun pada 2022. Berlanjutnya pertumbuhan laba tersebut telah mempertimbangkan berlanjutnya efisiensi yang dijalankan perseroan,” tulis Mimi dalam risetnya.

Dalam jangka panjang, menurut dia, perseroan juga menunjukkan prospek yang baik, karena didukung oleh sejumlah pengembangan yang telah berjalan sesuai harapan. Hal itu di antaranya pengembangan alat tes Covid-19, pengembangan vaksin Covid-19 bersama dengan Genexine, dan pendistribusian vaksin yang masuk program pemerintah ke sejumlah daerah.

Kegiatan di Laboratorium Kalbe farma. Foto: JOANITO
Kegiatan di Laboratorium Kalbe farma. Foto: JOANITO

Berbagai faktor tersebut mendorong Mirae Asset Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham KLBF dengan target harga Rp 1.760.

Target harga tersebut juga telah mempertimbangkan revisi naik target kinerja keuangan perseroan tahun 2021 dan 2022.

Mirae merevisi naik target laba bersih Kalbe Farma tahun ini dari Rp 2,79 triliun menjadi Rp 2,86 triliun. Namun, proyeksi pendapatan direvisi turun dari Rp 25,49 triliun menjadi Rp 24,5 triliun.

Begitu juga dengan target laba bersih tahun 2022 dinaikkan dari Rp 3,04 triliun menjadi Rp 3,08 triliun.

Sedangkan proyeksi pendapatan direvisi turun dari Rp 27,16 triliun menjadi Rp 25,96 triliun.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN