Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu pabrik Astra International. Foto: DEFRIZAL

Salah satu pabrik Astra International. Foto: DEFRIZAL

Minimnya Sentimen Positif Adang Astra International

Parluhutan Situmorang, Kamis, 13 Juni 2019 | 09:51 WIB

Ekspektasi penurunan volume penjualan mobil bersamaan dengan peningkatan persaingan usaha ditambah perlambatan segmen batubara menjadi sentimen negatif terhadap PT Astra International Tbk (ASII). Hal ini bisa mempengaruhi perlambatan tingkat pertumbuhan kinerja keuangan perseroan tahun ini.

Analis Trimegah Sekuritas Willinoy Sitorus mengatakan, volume penjualan otomotif periode 2019- 2020 diproyeksikan cenderung melambat akibat penurunan permintaan pasar. Indikasi penurunan tersebut dapat dilihat dari data penjualan mobil Januari-April 2019, dibandingkan periode sama tahun lalu.

Selain penurunan pasar, dia mengatakan, Astra International diperkirakan menghadapi penurunan pangsa pasar penjualan mobil pada semester II tahun ini. Tekanan pasar datang dari pabrikan otomotif Tiongkok, DFSK Glory dan Wuling.

Sebagaimana diketahui total pemesanan mobil DFSK Glory selama Indonesia International Motor Show pada 25 April-5 Mei mencapai 560 unit. Begitu juga dengan pemesanan mobil dari Wuling.

“Kami melihat ada indikasi kompetisi penjualan mobil pada semester II tahun ini bakal lebih ketat. Hal ini didukung atas kemungkinan diluncurkannya beberapa produk baru dari sejumlah brand di Gaikindo Indonesia International Auto Show tahun ini. Hal ini bakal mempengaruhi pasar perseroan sepanjang tahun ini,” tulisnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, Rabu (12/6).

Kompetisi penjualan mobil ini, menurut dia, tidak berhenti di tahun ini saja. Adanya keinginan Hyundai untuk membuka peluang perakitan mobil di Indonesia mulai tahun depan juga bisa menjadi tantangan selanjutnya bagi perseroan untuk mempertahankan pangsa pasar.

 

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN