Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wika Beton. Foto ilustrasi: IST

Wika Beton. Foto ilustrasi: IST

Pemulihan Kinerja Berlanjut, Saham WTON Ditargetkan Rp 420

Selasa, 6 April 2021 | 08:29 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Wiajaya Karya Beton Tbk (WTON) diproyeksikan terus menghadapi hari-hari lebih baik dengan estimasi peningkatan utilisasi pabrik, seiring dengan mulai pulihnya perekonomian nasional. Peningkatan pelanggan asing juga memberikan sentimen positif bagi perseroan.

Manajemen Wika Beton membidik nilai kontrak baru sebesar Rp 8 triliun atau setara dengan 87% dari pencapaian tahun 2020. Sedangkan Samuel Sekuritas memprediksi kontrak baru Wika Beton hanya mencapai Rp 6,5 triliun. Hingga Februari 2021, utilisasi pabrik perseroan masih rendah mencapai 40% dan diharapkan meningkat seiring dengan pemulihan ekonomi.

“Dengan asumsi utilisasi pabrik perseroan hanya mencapai 70% dari perkiraan semula 90% tahun ini, kami merevisi proyeksi pendapatan dan laba bersih perseroan masing-masing -2.4% dan -9.8% dari proyeksi sebelumnya. Meski demikian, kami mempertahankan rekomendasi beli saham WTON dengan target harga direvisi turun dari Rp 450 menjadi Rp 420 merefleksikan valuasi 12.8x P/E tahun ini,” tulis riset Samual Sekuritas Indonesia di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan data perseroan, profil pelanggan Wika Beton mengalami perubahan signifikan tahun 2020, yaitu pelanggan BUMN berkontribusi 38,9% menggantikan lokal swasta menjadi di posisi kedua 28,9%. Pelanggan induk perseroan 25,8%, swasta asing melonjak menjadi 6,4%. “Strategi Wika Beton menyasar pasar luar negeri merupakan langkah yang tepat sebagai mitigasi risiko pasar dalam negeri yang masih terdampak pandemi,” terangnya.

Target harga tersebut juga merefleksikan aspek keuangan, yaitu neraca keuangan dan posisi kas yang baik, karena perseroan berhasil mempertahankan rasio solvency dan positif CFO. Target ini juga didukung realisasi kinerja keuangan perseroan tahun lalu yang melampaui harapan.

Samuel Sekuritas menyebutkan penurunan pendapatan perseroan sebesar 32,2% menjadi Rp 4,8 triliun dan laba bersih melemah 75% menjadi Rp 128,1 miliar tergolong sangat bai. Bahkan, realisasi laba bersih tersebut jauh di atas perkiraan semula atau setara dengan 137% dari target yang ditetapkan Samuel Sekuritas.

Samuel Sekuritas menargetkan kenaikan laba bersih Wika Beton menjadi Rp 287 miliar tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 128 miliar. Pendapatan perseroan juga diharapkan meningkat dari Rp 4,80 triliun menjadi Rp 6,21 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN