Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan varian baru semen Dynamix Masonry,produk semen khusus untuk aplikasi non struktural.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meluncurkan varian baru semen Dynamix Masonry,produk semen khusus untuk aplikasi non struktural.

Pemulihan Volume Penjualan Semen Indonesia

Sabtu, 14 November 2020 | 04:32 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Berlanjutnya peningkatan margin keuntungan di tengah penurunan biaya produksi ditambah pemulihan permintaan semen bakal mendongkrak keuntungan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) pada kuartal terakhir tahun ini. Sedangkan pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) yang bisa mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia menjadi penopang kinerja ke depannya.

Analis Sinarmas Sekuritas Andrianto Saputra mengungkapkan, Semen Indonesia menunjukkan pemulihan volume penjualan pada kuartal III-2020 mencapai 11,2 juta ton atau naik 30% dari kuartal II-2020. Penopang utama berasal dari lonjakan ekspor clinker semen perseroan sebesar 62,5%. Hal itu membuat volume penjualan perseroan pulih ke posisi sebelum pandemic Covid-19.

“Kami yakin bahwa pertumbuhan volume penjualan perseroan akan berlanjut pada kuartal akhir tahun ini, seiring dengan pelonggaran PSBB dan pembentukan S WF yang akan mendorong proyek infrastruktur nasional,” tulis Andrianto dalam risetnya.

Dia juga memberikan pandangan positif terhadap keberhasilan perseroan menaikkan margin keuntungan. Peningkatan tersebut didorong oleh penurunan harga jual minyak dan biaya energi. Peningkatan margin keuntungan juga didukung oleh peningkatan utilisasi pabrik perseroan.

Semen Indonesia raih kenaikan laba bersih 19,1% hingga September 2020
Semen Indonesia raih kenaikan laba bersih 19,1% hingga September 2020

Margin keuntungan yang kuat tersebut diperkirakan terus berlanjut hingga tahun 2021 sejalan dengan ekspektasi harga batu bara tetap rendah sampai tahun depan. Diperkirakan, rata-rata harga jual batu bara tahun ini mencapai US$ 60 per ton dan mencapai US$ 65 per ton pada 2021.

“Berdasarkan analisis kami, setiap perubahan harga jual batu bara sebesar 1% akan mengubah asumsi keuntungan berkisar 1,8%,” jelas Andrianto.

Sebab itu, Sinarmas Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham SMGR dengan target harga Rp 11.600. SMGR dinilai masih premium dan menarik yang menggambarkan perkiraan valuasi sekitar Rp 1,5 juta EV per ton.

Adapun proyeksi kinerja keuangan Semen Indonesia periode 2020-2022 direvisi naik. Tahun ini, proyeksi laba bersih perseroan dinaikkan dari Rp 1,55 triliun menjadi Rp 2,1 triliun. Sedangkan target pendapatan tahun 2020 dipertahankan sebesar Rp 36,96 triliun.

Begitu juga dengan perkiraan laba bersih Semen Indonesia tahun 2021 yang direvisi naik dari Rp 2,39 triliun menjadi Rp 2,87 triliun. Perkiraan penjualan dipertahankan sebesar Rp 40,08 triliun. Revisi naik target laba bersih sejalan dengan revisi naik margin keuntungan bersih perseroan dari 6% menjadi 7,2%.

Sementara itu, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin memilih untuk memangkas turun target kinerja keuangan Semen Indonesia menjadi konservatif tahun ini, seiring musim hujan di Indonesia.

Semen Indonesia. Foto: IST
Semen Indonesia. Foto: IST

Hal ini bisa berimbas terhadap permintaan semen dalam negeri. Meski demikian, prospek jangka panjang perseroan tetap menjanjikan.

“Musim hujan yang mulai berlangsung di Indonesia dan perkiraan permintaan semen yang lebih rendah dari ekspektasi mendorong kami untuk memangkas turun target kinerja keuangan Semen Indonesia,” jelas Mimi dalam risetnya.

Dia merevisi turun target laba bersih Semen Indonesia tahun ini dari Rp 2,59 triliun menjadi Rp 2,39 triliun. Begitu juga dengan perkiraan pendapatan tahun ini dipangkas dari Rp 38,58 triliun menjadi Rp 36,19 triliun.

Sedangkan perkiraan laba bersih perseroan tahun 2021 direvisi turun dari Rp 3,4 triliun menjadi Rp 3,14 triliun. Target pendapatan Semen Indonesia juga direvisi dari Rp 40,86 triliun menjadi Rp 38,37 triliun.

Sementara itu, aktivitas perekonomian Indonesia diperkirakan lebih baik tahun depan, yang didukung oleh percepatan penggunaan angaran pembangunan infrastruktur.

Begitu juga dengan sektor property diperkirakan mulai pulih tahun depan, sehingga diharapkan berdampak positif terhadap penjualan Semen Indonesia. Hingga kuartal III-2020, Semen Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp 1,54 triliun atau naik 19,1% dibandingkan periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1,29 triliun.

Peningkatan laba bersih tersebut didukung oleh penurunan beban pokok pendapatan. Adapun pendapatan perseroan hingga kuartal III-2020 turun 8,9% menjadi Rp 25,63 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 28,12 triliun.

Produk Semen Indonesia. Foto: DAVID
Produk Semen Indonesia. Foto: DAVID

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia Vita Mahreyni mengatakan, perseroan berhasil menjaga peningkatan laba bersih sebesar 19,1% sepanjang sembilan bulan tahun 2020, meskipun permintaan semen turun dan pengembangan proyek infrastruktur melambat akibat pandemi Covid-19.

“Peningkatan kinerja keuangan tersebut dicapai melalui berbagai inisiatif strategis, baik cost leadership, integrasi berbagai fungsi strategis, serta penurunan beban bunga setelah program refinancing dilaksanakan pada semester II tahun 2019,” kata dia melalui keterangan tertulis.

Meskipun pendapatan turun 8,9%, menurut Vita, Semen Indonesia berhasil membukukan penurunan biaya pendapatan sebesar 11,5% hingga kuartal III-2020 menjadi Rp 17,39 triliun dengan menjaga efisiensi biaya, seperti pengelolaan bahan baku dengan optimalisasi komposisi bahan baku dan bahan penolong, integrasi pemasaran, distribusi, dan fungsi pengadaan, serta memanfaatkan limbah industri sebagai alternatif sumber bahan baku.

Semen Indonesia merupakan badan usaha milik Negara (BUMN) yang menaungi sejumlah anak usaha, antara lain PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, dan Thang Long Cement Company.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN