Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peternakan ayam Charoen Pokphand. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Peternakan ayam Charoen Pokphand. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pendongkrak Kinerja Charoen Pokphand

Sabtu, 17 Juli 2021 | 13:02 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - Berlanjutnya program culling (pemusnahan) untuk memangkas kelebihan pasokan ayam di pasaran dan penurunan harga pembelian jagung akan menjadi pendongkrak kinerja keuangan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) tahun ini. Laba bersih perseroan diyakini lebih baik dibandingkan perkiraan semula.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano mengungkapkan, harga jual ayam kembali normal setelah Lebaran. Seperti diketahui, kenaikan harga jual ayam selama Lebaran berdampak positif bagi Charoen Pokphand dengan kenaikan margin keuntungan di tengah penurunan bisnispakan ternak ayam.

“Namun, memasuki semester II tahun ini, harga jual ayam diperkirakan cenderung normal. Sebaliknya, bisnis pakan ternak cenderung membaik karena didukung olehpenurunan harga pembelian bahan baku jagung, seiring dengan peningkatan produksidan musim panen,” tulis Victor dalam risetnya.

Harga saham CPIN dalam satu dekade terakhir.
Harga saham CPIN dalam satu dekade terakhir.

Mengenai PPKM Darurat yang diterapkan pemerintah pada Juli 2021, dia menyatakan bahwa itu tidak akan berdampak besar terhadap pasar penjualan ayam pedaging.

Sebab itu, BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham CPIN dengan target harga Rp 7.800.Target harga tersebut merefleksikanharga jual ayam yang cenderung stabil dan kapasitas perseroan yang kuat, meski pandemi Covid-19.

Victor memperkirakan peningkatan laba bersih Charoen Pokphand menjadi Rp 4,59 triliun tahun ini dibandingkan realisasi tahun lalu Rp 3,84 triliun. Pendapatan perseroan juga diharapkan meningkat menjadi Rp 49,7 triliun pada 2021 dibandingkan raihan tahun lalu Rp 42,51 triliun.

charoen pokphand
charoen pokphand

Sementara itu, analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Emma A Fauni juga mengungkapkan, berlanjutnya program culling menjadi sentimen positif terhadap Charoen Pokphand. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa margin keuntungan perseroan lebih baik dalambeberapa kuartal mendatang.

“Kami merevisi naik target laba bersih Charoen Pokphand pada 2021 dan 2022. Kami meyakini bahwa outlook jangka menengah perseroan tetap solid setelah pemerintah melanjutkan program culling,” tulis dia dalam risetnya. 

Emma merevisi naik target laba bersih Charoen Pokphand dari Rp 4,57 triliun menjadi Rp 4,68 triliun pada 2021. Proyeksi pendapatan tahun ini dipertahankan sebesar Rp 48,65 triliun.

Begitu juga dengan perkiraan laba bersih perseroan tahun 2022 direvisi naik dari Rp 5 triliun menjadi Rp 5,13 triliun. Sedangkan proyeksi pendapatan dipertahankan sebesar Rp 48,65 triliun.

Kinerja keuangan Charoen Pokphand
Kinerja keuangan Charoen Pokphand

Revisi naik target laba bersih mendorong Mirae Asset Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham CPIN dengan target harga Rp 7.600.

Target harga tersebut juga merefleksikan perkiraan PE tahun ini sekitar 22,5 kali. Sebelumnya, Emma mengungkapkan, harga daging ayam tergolong rendah sepanjang Mei sebesar Rp 18.900 per kilogram (kg) atau relatif sama dengan harga pada bulan sebelumnya.

Meski demikian, harga tersebut masih berada di level menguntungkan bagi emiten sektor ini. Sedangkan harga jual anak ayam (day old chicken/DOC) berada di level Rp 6.900 di Jawa Barat sepanjang Mei 2021 atau melonjak 87,1% dibandingkan periode sama tahun lalu dan naik 2,8% dari bulan sebelumnya. Kenaikan harga jual tersebut menggambarkan bahwa permintaan daging ayam tetap stabil.

“Berdasarkan data penjualan hingga Mei, kami menilai bahwa harga jual daging ayam dan DOC secara konsisten mulai pulih ke level menguntungkan. Perbaikan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah menerapkan kebijakan untuk menyeimbangkan penawaran dan permintaan pasar,” jelas dia.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Foto ilustrasi: Perseroan.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Foto ilustrasi: Perseroan.

Sementara itu, pergerakan harga pada Juni 2021, menurut dia, terlihat penurunan harga jual daging ayam hingga mencapai level Rp 18.100 per kg. Namun, harga jual tersebut masih tergolong sehat dengan tetap memiliki margin keuntungan bagi petani.

Menyikapi penurunan harga jual ayam tersebut, pemerintah kembali meluncurkan program culling kelima dengan target pengurangan sebanyak 50 juta lebih telur bibit ayam.

“Kami meyakini bahwa program ini bisa membuat harga jual daging ayam menjadi stabil dan kembali ke level normal,” sebut Emma.

Dengan sejumlah faktor tersebut, harga saham emiten peternakan ayam menjadi layak untuk diakumulasi, apalagi harga saham emiten sektor ini sempat tertekan dalam beberapa pekan terakhirsetelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN